Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
18 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
18 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
18 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
18 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
18 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
17 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  Umum

Stabilkan Harga Pasar Jelang Lebaran, Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen Gelar Pasar Murah

Stabilkan Harga Pasar Jelang Lebaran, Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen Gelar Pasar Murah
Warga Kota Juang dan Juli serbu pasar murah yang digelar Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen, Rabu (30/6/2018). (foto joniful bahri)
Rabu, 30 Mei 2018 23:57 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Untuk menstabilkan harga pasar menjelang hari raya Idul Fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen menggelar pasar murah di Kecamatan Kota Juang dan Juli, Rabu (30/5/2018).

Kasie Bina Usaha Perdagangan, Yus Edarni kepada GoAceh, mengatakan, pasar murah yang digelar ini guna menekan harga pasar, sebab menjelang hari raya sering terjadi lonjakan harga kebutuhan dipasaran.

“Salain dapat menstabilkan harga barang, pasar murah yang kita laksanakan hari ini juga dapat meringankan beban masyarakat," katanya di lokasi pasar murah, di halaman Bireuen Parte, Juli, Bireuen.

Dikatakannya, selama pasar murah ini, pemerintah memberi subsidi Rp 2500 untuk setiap kilogram beras, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu.

Sementara untuk telur disubsidi Rp200 perbutir, beras premium dijual Rp95 ribu per karung ukuran 10 kilogram, minyak goreng Rp10 ribu perliter, lalu gula pasir Rp 20 ribu untuk 2 kilogram, tepung terigu Rp 6 ribu perkilogram dan telur Rp32 ribu perpapan.

"Pasar murah yang dilaksanakan hari ini merupakan hari kedua di Kabupaten Bireuen setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Samalanga," ujarnya.

Agenda yang sama juga akan berlanjut mulai besok yakni di Cot Ijue, Kecamatan Peusangan. Lalu  Jumat (1/6/2018), di lapangan depan kantor Camat Kutablang.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga asal Kota Juang, Bireuen  Yulizar kepada GoAceh sangat bersyukur adanya pasar murah yang dilaksanakan oleh dinas terkait.

"Setidaknya dapat meringankan beban ekonomi bagi kami selaku warga miskin, turutama dapat membeli bahan pokok menjelang lebaran Idul Fitri," sebutnya. ***

Kategori:Umum, Ekonomi, Aceh

wwwwww