Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
23 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
21 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
19 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Pemkab Bengkalis Mengaku Tak Paham Kenapa Kantor Bupati Digeledah KPK

Pemkab Bengkalis Mengaku Tak Paham Kenapa Kantor Bupati Digeledah KPK
Penyidik KPK saat menyambangi Kantor Bupati Bengkalis. (Istimewa)
Jum'at, 01 Juni 2018 22:28 WIB
JAKARTA - Penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada Jumat (1/6) tidak sampai menghalangi aktivitas yang bersangkutan.

Amril masih tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dengan menghadiri acara pembagian bonus dan penghargaan terhadap atlet dan pelatih yang berprestasi di tingkat nasional dan provinsi.

"Hingga saat ini kita belum mengetahui apa agenda KPK datang melakukan penggeledahan di rumah dinas, dan belum ada pernyataan resmi dari KPK," kata Pelaksana Tugas Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Johansyah Syafri usai menghadiri pembagian bonus atlet di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Jumat.

Menurut dia, KPK dalam melaksanakan tugas ini sesuai dengan aturan, dan kehadiran mereka tidak mempengaruhi. Nyatanya, Bupati tetap melaksanakan aktivitas seperti biasanya.

"Kehadiran KPK ini, tidak berpengaruh, artinya semua tetap bekerja sesuai porsi," katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, Johan juga meminta agar pemberitaan terhadap bupati tidak dipelintir. Karena menurutnya, KPK akan memberikan keterangan pers terhadap apa yang mereka lakukan saat ini.

"Terkait dengan masalah apa, jangan dihubung-hubungkan, karena akan timbul praduga-praduga sebelum ada pernyataan resmi dari KPK," katanya.

Dikutip GoNews.co dari Antara, semua ruangan dan kamar yang ada di Wisma Sri Mahkota Bupati Bengkalis tersebut digeledah KPK, bahkan beberapa mobil juga turut digeledah.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak KPK. Pada 20 Maret lalu, KPK melakukan penggeledahan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Riau selama 12 jam. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:antara
Kategori:Riau, DKI Jakarta, Pemerintahan, Hukum, Peristiwa

wwwwww