Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Ternyata, Mayat Gadis Berdarah-darah di dalam Kardus Bernama Rika Karina

Ternyata, Mayat Gadis Berdarah-darah di dalam Kardus Bernama Rika Karina
Kamis, 07 Juni 2018 10:36 WIB
MEDAN - Mayat di dalam kardus yang dibuang dan ditemukan warga di dekat Gereja HKBP Ampera, Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Rabu (6/6/2018) dinihari tadi, bernama Rika Karina alias Huang Lisya Tan (21).

Keluarga sudah menjemput jenazah wanita yang diduga korban pemb

unuhan tersebut dari Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Rabu (6/6/2018) sore.

Jenazah disemayamkan di rumah neneknya, Jalan Tangguk Bongkar IX, Gang Ikhlas, Mandala. Berdasarkan identitasnya, perempuan keturunan Tionghoa muslim ini beralamat di Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut.

“Tapi dia tinggal bersama anak saya, sepupunya, di Kompleks Pesona Malibu, Marelan. Tapi nanti jenazahnya dibawa ke rumah neneknya di Jalan Tangguk Bongkar IX Gang Ikhlas, Mandala,” kata Faisal, paman korban di RS Bhayangkara Medan.

Sehari-hari, Rika bekerja di gerai kosmetik di Millenium Plaza, Jalan Kapten Muslim, Medan. Dia bekerja bersama sepupunya.

Rika terakhir bertemu keluarganya, Selasa kemarin. Setelah itu, subuh sekitar pukul 04.00 WIB, polisi mendatangi kediaman lama mereka di Jalan Japaris, Medan. Soalnya, alamat sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang membawa kardus berisi mayat perempuan muda itu beralamat di sana. Motor itu tercatat atas nama Toni, sepupu korban.

Polisi kemudian menginformasikan bahwa sepeda motor itu membawa kotak kardus korban pembunuhan. Keluarga memberitahukan ke petugas bahwa kendaraan itu sebelumnya dibawa Rika.

Dari informasi itu, keluarga bersama petugas menduga Rika telah dibunuh. Mereka pun memastikannya dengan mendatangi ke RS Bhayangkara Medan. Ternyata benar, Rika telah jadi korban pembunuhan.

Keluarga tidak punya gambaran mengenai orang yang diduga menghabisi Rika. Terlebih, menurut Robi, sepupu istrinya itu agak tertutup.

“Saya baru-baru itu tanya ke dia, ‘Rika kamu sudah punya pacar? Tapi dia diam saja,” jelas Robi.

Jasad Rika ditemukan di dalam kardus di sekitar Jalan Karya Rakyat, Medan, Rabu (6/6/2018) dinihari. Kardus itu berada di atas sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul. Kendaraan itu diduga ditinggalkan pengemudinya dalam keadaan mesin mati namun lampunya menyala.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Saat kardus sedikit dibuka, terlihat bentuk tangan dan kaki manusia. Ternyata isinya tubuh perempuan berlumur darah yang dibalut plastik, tas, den dilakban. Pada bagian leher dan tangannya ada luka yang diduga akibat benda tajam.

Setelah diidentifikasi, korban diketahui bernama Rika Karina. Polisi masih menyelidiki dan memburu pelaku pembunuhan sadis ini.***

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic
wwwwww