Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
5
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Pelatih Mitra Kukar Bingung Selalu Gagal di Kandang Lawan

Pelatih Mitra Kukar Bingung Selalu Gagal di Kandang Lawan
Jum'at, 08 Juni 2018 23:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LAMONGAN - Mitra Kukar FC masih tak bisa lepas dari jerat negatif setiap kali bermain tandang. Teraktual, Naga Mekes tak mampu meredam Persela Lamongan dengan skor 1-3 di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (7/6/2018) malam.

Kondisi itu, membuat pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin bingung. Ia mengatakan timnya sudah bermain maksimal, namun selalu saja gagal mendapatkan kemenangan saat melawat ke markas lawan.

Dalam pertandingan tersebut Mitra Kukar sempat unggul di babak pertama lewat penalti Fernando Rodriguez. Akan tetapi Persela mampu membalikan kedudukan selepas turun minum melalui Loris Arnaud dan dwigol Saddil Ramdani.

"Saya masih tidak percaya dengan hasil akhir, padahal kami sempat memimpin (unggul) di babak pertama. Apalagi saat kami asyik menyerang, kami malah kebobolan melalui serangan balik," ujar Rafael Berges selepas pertandingan.

"Tapi seperti yang saya bilang dalam press conference kemarin, tim ini (Persela) memiliki pertahanan bagus. Kami sudah tampil bagus dan unggul di babak pertama, tapi kecolongan di babak kedua," imbuhnya.

Lemahnya penyelesaian akhir menjadi salah satu penyebab kekalahan yang dialami Mitra Kukar. Lantaran Septian David Maulana dan kawan-kawan mempunyai beberapa peluang emas untuk menambah gol.

"Kami juga kurang bisa memaksimalkan penyelesaian akhir, sementara mereka berhasil bangkit. Kami kemudian banyak melakukan kesalahan, dan itu membuat kami masih gagal dalam meraih hasil bagus di laga away," jelasnya.

Akibat kekalahan ini Mitra Kukar bertengger di peringkat sepuluh klasemen. Kesebelasan asal Tenggarong tersebut mengoleksi 16 nilai dari 13 duel yang telah terlaksana.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww