Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Doli Sinomba: Tabagsel Butuh Sentuhan Intensif di 4 Bidang

Doli Sinomba: Tabagsel Butuh Sentuhan Intensif di 4 Bidang
Sabtu, 09 Juni 2018 18:01 WIB
Penulis: Rel
PADANGSIDIMPUAN - Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah. Khususnya persoalan di empat bidang yakni persoalan infrastruktur, irigasi, UMKM serta budaya.

Demikian catatan hasil reses Anggota DPRD Sumut Dapil Tabagsel, Doli Sinomba Siregar akhir Mei 2018 kemarin.

Kepada wartawan, Sabtu (9/6/2018) Doli yang juga Wasekjen DPP Partai Golkar itu mengatakan tiga persoalan tersebut menjadi keluhan mayoritas masyarakat Tabagsel.

"Di Sidimpuan, kita menampung aspirasi masyarakat soal irigasi, infrastruktur dan UMKM. Begitu juga dengan di Tapsel, Palas, Paluta dan Madina," kata Doli yang juga besan Prsiden Jokowi tersebut.

Saat reses di Tapsel pada 27 Mei 2018 misalnya, saat berdialog dengan masyarakat Kecamatan Batangtoru banyak mengeluh soal kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM serta irigasi bagi pertanian warga.

"Misalnya sulitnya akses permodalan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha serta syarat jaminan yang dirasa sulit dipenuhi warga," kata Doli.

Menyoal infrastruktur, Doli mengatakan masalah tersebut menjadi masalah yang belum terselesaikan.

Di Sidimpuan, Doli banyak menampung aspirasi masyarakat. Salah satunya di Kelurahan Pijar Koling Sidimpuan Tenggara soal budaya lokal dan pembangunan rumah ibadah.

"Masyarakat berharap Pemprovsu bisa lebih peduli nyata ke persoalan budaya kita. Bantuan untuk rumah ibadah juga harus bisa dikembangkan dan diawasi lebih ketat," kata Doli.

Selain itu, infrastruktur juga menjadi salahsatu persoalan yang paling banyak dikeluhkan.

Menurut Doli, infrastruktur bersinggungan langsung dengan roda perekonomian warga khususnya para pedagang.

"Tentu aspirasi ini dicatat dan saya perjuangkan di DPRD Sumut agar Pemprovsu bisa memberi perhatian intens ke bidang UMKM, irigasi dan infrastruktur. Akan kita perjuangkan lewat APBD melalui pogram kerja OPD Pemprovsu," tukasnya.*

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan, PON
wwwwww