Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Boy Pohan Berebut Tiket Wasit/Juri Tinju Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
22 jam yang lalu
Boy Pohan Berebut Tiket Wasit/Juri Tinju Olimpiade 2024 Paris
2
Mandiri 3X3 Indonesia Tournament 2024 Disambut Antusias di Medan
Olahraga
15 jam yang lalu
Mandiri 3X3 Indonesia Tournament 2024 Disambut Antusias di Medan
3
Kejutan, Aditya Tahan Remis Unggulan Pertama di Pertamina Indonesia Grand Master Tournament 2024
Olahraga
18 jam yang lalu
Kejutan, Aditya Tahan Remis Unggulan Pertama di Pertamina Indonesia Grand Master Tournament 2024
4
Pelita Jaya Jadi Tim Pertama Lolos BCL Asia, Coach Ahang Blak-blakan Terkait Persaingan di Next Round
Olahraga
10 jam yang lalu
Pelita Jaya Jadi Tim Pertama Lolos BCL Asia, Coach Ahang Blak-blakan Terkait Persaingan di Next Round
5
UEA Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2027
Olahraga
10 jam yang lalu
UEA Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2027
6
Duel Fisik dan Membaca Permainan Itu Keunggulan Sergio Ramos
Olahraga
15 jam yang lalu
Duel Fisik dan Membaca Permainan Itu Keunggulan Sergio Ramos
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Jelang Lebaran, Odong-Odong kian Digemari

Jelang Lebaran, Odong-Odong kian Digemari
Kamis, 14 Juni 2018 20:31 WIB
Penulis: Ibnu Sakti Nasution
PALAS - Angkutan odong-odong yang unik menjadi idola anak-anak di Kabupaten Padang Lawas. Hal ini sebagai sarana warga untuk berkeliling di ibukota Palas dan lokasi objek parawisata di daerah setempat.

Mobil yang dimodifikasi dengan gandengan yang tersedia bangku-bangku sebagai tempat duduk penumpang berjumlah puluhan orang, terlihat menarik dengan warna yang unik.

Tentunya ini juga memiliki daya tarik tersendiri sebagai angkutan lokal yang memiliki rute perjalanan keliling ibukota Sibuhuan dengan bayaran ongkos perorang relatif murah Rp 5000 per orang.

Angkutan mobil antik yang dimodifikasi ini sangat digemari warga masyarakat lokal dan khusus kalangan anak-anak.

"Selain unik dan menarik, angkutan odong-odong tergolong murah meriah dapat menikmati keliling kota," kata salah seorang ibu rumah tangga bermarga Hasibuan saat membawa anak-anaknya naik odong-odong.

Pengusaha agkutan odong- odong bermarga Siregar warga Lingkungan VII, Kamis (14/6/2018)mengatakan, menjelang Idul Fitri pendapatan hasil dari odong-odong cukup lumayan.

Dia menuturkan, untuk ongkos tidaklah mahal. Setiap anak hanya dikutip sebesar Rp 5000 per orang. Mereka dapat melihat-lihat suasana kota selama kurang dua jam di atas angkutan.

Namun, lanjut Siregar, pendapatan angkutan odong-odong tahun ini jauh berkurang dari tahun sebelumnya, karena anak-anak lebih memilih membeli mainan pistol-pistolan dan lainnya.

"Pendapatan odong-odong merosot karena sulitnya ekonomi masyarakat menghadapi lebaran ini," ujarnya lesu.

Untuk menutup operasionalnya saja tidak tertutupi. Namun, harus terus dilestarikan sebagai angkutan lokal untuk menghibur warga.

"Dengan ongkos relatif murah dan terjangkau sehingga agar tetap bisa beroperasi," pungkasnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa, Umum
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/