Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Riau

Jenguk Korban Kekerasan Oknum Satpol-PP, Ketua DPRD Kampar: Ini Akibat Kadis tak Punya Solusi

Jenguk Korban Kekerasan Oknum Satpol-PP, Ketua DPRD Kampar: Ini Akibat Kadis tak Punya Solusi
Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri didampingi anggota DPRD Kampar Repol saat membesuk korban kekerasan oleh oknum Satpol PP Kampar
Selasa, 17 Juli 2018 01:08 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Korban dugaan kekerasan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Kampar pada saat unjuk rasa tenaga rumah tunggu kelahiran (RTK) dijenguk oleh Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Senin (16/7/2018) malam usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD Kampar.

Ia didampingi anggota Fraksi Golkar Repol. Dalam kunjungan ini Fikri mengajak korban berbincang namun kedua korban yang dirawat di ruangan terpisah masih sulit berkomunikasi karena masih terlihat lemas.

Menurut pria yang akrab disapa Ongah ini, masalah ini akibat Kepala Dinas Kesehatan lamban dan tidak punya solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

"Ini akibat tak siapnya dinas melayani masyarakat, apalagi Kadis tidak punya solusi," ujar Fikri.

Ia sangat menyesalkan adanya dugaan tindakan arogansi yang dilakukan oleh Kepala Satpol PP Kampar dan anggota.

"Seharusnya mereka punya solusi bukan arogansi," ucap Ongah.

Kepada keluarga korban Fikri berpesan agar jangan memikirkan biaya pengobatan namun tetap konsentrasi untuk proses penyembuhan korban.

Sepeti diberitakan, unjuk rasa tenaga RTK dan aktivis Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kampar berakhir ricuh pada Senin (16/7/2018) sore di depan kantor Bupati Kampar di Jalan Lingkar, Bangkinang.

Akibatnya dua orang David Davijul yang juga mahasiswa STIE Bangkinang dan salah seorang tenaga RTK yang diperkirakan sedang hamil muda Fitriani Winarti (24) dilarikan ke RSUD Bangkinang. Mereka diduga mengalami tindakan kekerasan oleh oknum Satpol PP Kampar yang berusaha menghalau mereka dari depan kantor Bupati Kampar saat digelarnya aksi unjuk rasa oleh tenaga RTK dan aktivis GPPI.

Puluhan massa minta kejelasan status mereka, honorĀ  serta uang transportasi kepada Bupati Kampar.

Perjuangan tenaga RTK ini sudah cukup lama yakni sejak bulan Ramadhan lalu. Dalam pertemuan di ruang Banggar DPRD Kampar saat itu Kadis Kesehatan Kampar Nurbit sempat naik pitam dan mengamuk di hadapan puluhan tenaga RTK. Terakhir upaya penyelesaian telah sampai di Bupati Kampar dengan dilaksanakannya mediasi. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww