Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Riau

Minta Komisi Buah Sawit, Buruh SPTD Malah Dianiaya Karyawan PKS di Jalan Gajahmada Duri

Minta Komisi Buah Sawit, Buruh SPTD Malah Dianiaya Karyawan PKS di Jalan Gajahmada Duri
Kompol Ricky Ricardo SIK, Kapolsek Mandau
Selasa, 17 Juli 2018 16:26 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Suparni, buruh SPTD (Serikat Pekerja Transportasi Darat) Duri Kabupaten Bengkalis, Riau harua dilarikan ke Rumah sakit Permata Hati oleh rekannya karena luka tusuk yang dialaminya setelah cek-cok dengan karyawan pabrik kelapa sawit PT PCR, jalan Gajahmada, Mandau, Bengkalis.

Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo SIK menyebutkan pelaku penganiayaan terhadap Suparni, buruh SPTD Duri ini sudah diamankan di Polsek Mandau. Kejadian berlangsung di depan gerbang pintu PT PCR, Senin (16/7/2018) sekira pukul 17.30 WIB.

Korban, kata Kompol Ricky mulanya menyetop mobil PT. PCR dengan maksud untuk meminta fee/pembayaran komisi buah sawit. Namun dari pihak PT PCR mengklaim bahwa itu sudah dibayarkan kepada penjual buah sawit.

"Oleh karena itu terjadilah cek-cok antara kedua belah pihak yang mengakibatkan tertusuknya Suparni oleh pihak PT PCR dan Suparni langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kapolsek Mandau, Selasa (17/7/2018).

Kerabat korban yang melihat korban dalam keadaan terluka pada bagian pinggang sebelah kanan dikarenakan luka tusukan benda tajam tidak terima atas penganiayaan itu hingga membuat laporan ke Polsek Mandau.

"Pelapor mulanya melihat korban diboncengi dengan sepeda motor sambil memegang pinggangnya yang berdarah. Lalu diikuti sampai ke rumah sakit, setelah memastikan kondisi korban, baru rekannya membuat laporan," kata Kompol Ricky. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww