Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Riau

Di SMKN 1 Rengat, Hari Pertama Masuk Sekolah Orangtua Siswa Wajib Ikut Masuk Kelas

Di SMKN 1 Rengat, Hari Pertama Masuk Sekolah Orangtua Siswa Wajib Ikut Masuk Kelas
Rabu, 18 Juli 2018 00:14 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Ada pemandangan yang berbeda saat hari pertama masuk sekolah di SMKN 1 Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Senin (16/7/2018) kemaren. 

Selain para pelajar, orangtua masing-masing siswa tersebut juga ikut masuk kedalam kelas bersama anaknya. Bukan untuk belajar, melainkan untuk bertemu wali kelas dari anak mereka yang menimba ilmu di sekolah itu.

"Berbeda dari tahun sebelumnya. Dihari pertama masuk sekolah kemaren, kita mewajibkan seluruh orangtua pelajar untuk mengantarkan anaknya sampai kedalam kelas dan bertemu dengan wali kelas masing-masing," ujar Kepala SMKN 1 Rengat, Ahmad Bastari, Senin (16/7/2018).

Langkah ini dilakukan, sebut Ahmad Bastari, agar seluruh orangtua pelajar dapat mengetahui lingkungan sekolah, serta membangun komunikasi secara langsung dengan para wali kelas dan manajeman sekolah.

Dan pertemuan dengan orangtua pada hari pertama masuk sekolah itu, dimanfaatkan wali kelas untuk meminta informasi pribadi orangtua pelajar, seperti nomor telepon seluler, alamat tempat tinggal atau tempat kost anak mereka.

Dengan demikian, jika terjadi berbagai kendala yang mungkin akan muncul dalam pelaksanaan pembelajaran, wali kelas tentu akan mudah berkomunikasi dengan para orangtua masing-masing pelajar.

"Ketika nantinya ada persoalan atau kendala yang dihadapi pelajar atau siswa, wali kelas dapat langsung berkomunikasi dengan orangtua, karena masing-masing sudah memiliki nomor telepon, dan persoalan yang muncul tentu dapat diselesaikan," tuturnya.

Diungkapkan Ahmad Bastari, keterlibatan orangtua siswa secara langsung dalam proses pendidikan di sekolah sangat penting. Tanpa adanya kerjasama yang baik, mustahil berbagai program yang dilaksanakan sekolah dapat terlaksana.

"Dengan demikian, kami mengucapkan terimakasih kepada orangtua para pelajar yang telah antusias dan berpartisipasi aktif mengantarkan anaknya pada hari ini. Dan alhamdulillah program ini bisa berjalan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan," tuturnya.

Untuk diketahui sambung Ahmad Bastri, pada tahun pelajaran 2018-2019 ini, SMKN 1 Rengat menerima 432 orang peserta didik yang berasal dari enam kompetensi keahlian.

Diantaranya, Teknik Komputer Jaringan, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Perbankan Syariah, Bisnis Daring dan Pemasaran serta Tata Busana, pungkas Ahmad Bastari menerangkan. ***

Kategori:Umum, Riau
wwwwww