Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Riau

Berhasil Olah Air Gambut, Kades Kundur Diminta Kementerian Jadi Narasumber oleh Kemendes-PDT

Berhasil Olah Air Gambut, Kades Kundur Diminta Kementerian Jadi Narasumber oleh Kemendes-PDT
Rabu, 18 Juli 2018 00:15 WIB
Penulis: Safrizal
YOGYAKARTA - Kepala Desa Kundur Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Sutrisno diminta oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes-PDT) menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis Bantuan Pengolahan Air Gambut yang dilaksanakan di Yogyakarta, 15-18 Juli 2018.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kepulauan Meranti, Sabarudin, S.Sos, M.Si, yang juga turut hadir menerangkan kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari Kalimantan Selatan dan Jambi yang pada tahun 2018 ini mendapat bantuan alat Pengolahan Air Gambut.

"Tahun lalu (2017) Desa Kundur mendapatkan bantuan serupa dan dinilai berhasil mengelolanya untuk kebutuhan masyarakat. Makanya diminta untuk jadi narasumber," jelasnya, Senin (16/7/2018).

Lebih jauh dijelaskannya, Kepala Desa Kundur Tebingtinggi Barat, Sutrisno sengaja diminta karena dinilai berpengalaman dalam mengelola bantuan tersebut sehingga berhasil sesuai dengan pilot project Kemendes-PDT.

"Jadi para peserta bisa bertanya langsung bagaimana pengelolaan dengan baik, apa saja kendalanya dan bagaimana solusinya," jelas Kabid PUED Dinas PMD Meranti itu.

Selain Kepulauan Meranti, desa lain di Provinsi Riau yang mendapatkan bantuan peralatan dan teknologi pengolahan air gambut adalah Desa Pekan Tua Kabupaten Indragiri Hilir.

"Kita berharap momen ini bisa menjadi motivasi bagi kepala desa lainnya di Kepulauan Meranti agar bisa memaksimalkan potensi yang ada," harap Sabarudin.

Tahun ini juga, kata Sabar, Pemerintah Desa Kundur bersama-sama dengan Dinas PMD Kepulauan Meranti melalui Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa akan mengupayakan bantuan alat untuk air mineral dalam kemasan (AMDK).

"Insyaallah disetujui dan bisa direalisasi oleh Kemendes-PDT," jelas Sabar lagi.

Kepala Desa Kundur, Sutrisno menerangkan bahwa pengolahan air gambut di desanya dikelola oleh unit di bawah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bina Usaha Sejati. Dia sendiri sebagai penasehat dan pembina Bumdes Desa Kundur itu.

"Pemaparan yang disampaikan mulai dsri bagaimana mengolah air gambut yg benar, memberikan solusi terhadap kendala kendala teknis yg ada, serta memberikan motivasi kepada calon penerima dari Provinsi Kalasel dan Jambi," katanya.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur PSDA dan TTG Kementerian Desa dan PDT, Samy Leroyuguy, didampingi Kasubdit LH, Dra. Eni Kusumastuti, M.Si. Turut hadir sebagai narasumber, Kapus Litbang Kemendes-PDT, Ir, Suprapedi, M.Eng. (rls)

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww