Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Kemenpora

IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia

IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Menpora Erick pada acara pembukaan Indonesia Youth Summit 2026. (Kemenpora)
Jum'at, 30 Oktober 2026 18:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia. 

Hal itu disampaikan Menpora Erick pada acara pembukaan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam. 

Pada acara tersebut, Menpora Erick menyampaikan bahwa tantangan untuk anak muda di dunia saat ini sangat luar biasa. Saat ini ada sekitar 65 juta generasi muda di seluruh dunia yang menganggur, ada juga generasi pemuda yang tidak sekolah, dan anak muda yang terkena gangguan mental.

"Tentu ini menjadi tantangan kita bersama. Ketika kita bicara geopolitik, dan jangan lupa digitalisasi. Kalau kita lihat sekarang misinformasi dan disinformasi risiko global hari ini menjadi realita. Kita tidak bicara yang namanya anti daripada kritik, tetapi disinformasi, misinformasi, ini menjadi suatu belenggu yang bisa justru mendorong bukan menjadi hal solusi yang kita harapkan. Dan ini fakta di dunia," kata Menpora Erick.

Dengan IYS 2026 ini, Menpora Erick ingin mendengar suara anak muda yang seutuhnya. "Jadi tantangan kita semua adalah mendengar suara kalian, suara anak muda, suara anak muda seutuhnya. Ini yang saya rasa kenapa kita hadir di sini di IYS, kita ingin mencoba bagaimana kita sama-sama membangun fondasi untuk kita semua," tambah Menpora Erick. 

Menpora Erick juga ingin anak muda harus menjadi bagian social movement yang berempati. Berempati kepada lingkungan, kepada orang tua, kepada tetangga. "Ini harus menjadi bagian kita, tidak bisa menjadi manusia yang berdiri sendiri. Tidak ada manusia sukses karena diri dia sendiri," kata Menpora Erick. 

"​Dan tentu saya berharap, ya, banyak kementerian ini menjadi melting pot, menjadi sebuah kebersamaan untuk memberikan masa depan kalian. Kalian adalah masa depan Indonesia. Kalian harus menjadi bagian dari masa depan itu," pungkasnya. ***

wwwwww