Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Tanpa Dana dari Pusat, Tour de Singkarak Tetap Digelar Sesuai Jadwal

Tanpa Dana dari Pusat, Tour de Singkarak Tetap Digelar Sesuai Jadwal
Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada etape kelima Tour de Singkarak 2016 di depan Gedung Bank Indonesia cabang Sumatera Barat, Rabu (10/8).
Kamis, 19 Juli 2018 19:14 WIB
PADANG - Ajang kompetisi balap sepeda tingkat dunia, Tour de Singkarak, tetap diadakan sesuai rencana pada 3-11 November 2018 di Sumatra Barat. Sesuai ketetapan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata, tahun ini tidak ada lagi kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS).

Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Barat, Oni Yulfian, mengungkapkan bahwa mulai tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) harus mandiri dengan pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan Kabupaten/Kota. Satu-satunya sumber pendanaan dari pusat yang masih mungkin cair adalah alokasi untuk 100 event nasional.

Melalui alokasi anggaran 100 event nasional, TdS masuk dalam daftar bersama 2 agenda wisata lain di Sumbar. Kementerian Pariwisata mengganggarkan Rp1 miliar untuk setiap agenda, termasuk TdS. Itu pun, 60 persen dari anggaran yang didapat harus digunakan untuk promosi dan sisanya untuk keperluan teknis acara.

Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada etape kelima Tour de Singkarak 2016 di depan Gedung Bank Indonesia cabang Sumatera Barat, Rabu (10/8).

"Boleh dikatakan khusus untuk TdS sudah tidak ada. Saya besok ketemu Menteri Pariwisata akan saya singgung itu. Namun (APBN) yang dialokasikan belum ada," kata Oni usai rapat dengan Wakil Gubernur Sumbar, Kamis (19/7).

Meski anggaran pusat berhenti mengalir, Oni menargetkan besaran hadiah bagi para pembalap tidak akan berkurang, yakni Rp 2,3 miliar seperti tahun lalu. Oni mengatakan, pendanaan akan dipuyakan baik dari APBD Provinsi, Kabupaten/Kota penyelenggara, hingga sponsor.
Selain hadiah, ada dua komponen lain yang harus dipastikan sumber dananya yakni akomodasi peserta dan ketersediaan kendaraan bagi pembalap dan panitia.

Tour de Singkarak 2018 pada November mendatang akan diawali dengan grand start di Kota Bukittinggi dan grand finish di Kota Pariaman, Sumbar. Oni menambahkan, pihaknya mulai melakukan survei rute pada akhir Juli ini untuk memastikan seluruh jalur balap siap dilalui.***

Editor:Arie RF
Sumber:republika.co.id
Kategori:Non Olympic, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww