Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Nasib Nahas, Lagi Menyeberang, Kakek 83 Tahun Tertabrak KA dan Terseret Sejauh 100 Meter

Nasib Nahas, Lagi Menyeberang, Kakek 83 Tahun Tertabrak KA dan Terseret Sejauh 100 Meter
Petugas saat memperbaiki rel kereta Api. (istimewa)
Jum'at, 20 Juli 2018 15:13 WIB
JAKARTA - Nasib nahas dialami Aping (83) warga Barugbug Rt. 001/005 Desa Barugbug, Jatisari, Karawang.

Kakek tua ini tewas tertabrak kereta api di Jalur rel KA KM. 91+5 di Kp Barugbug Rt 001/005 Desa Barugbug Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jumat (20/7).

"Kejadiannya sekitar jam 07.00 Wib, korban tabrak kereta api di KM 91+5 dari arah timur jalur hilir arah dari Cirebon menuju Jakartaoleh kereta Cirebon Express," kata Kapolsek Jatisari, Kompol Bambang Iswanto.

Selain tertabrak, tubuhnya juga terseret sejauh kurang lebih 100 meter. "Korban dimungkinkan karena sudah lanjut usia sehingga pendengarannya pun sudah berkurang," kata Bambang.

Polisi telah membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Puri Asih Jatisari untuk kepentingan visum. Rencananya akan langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah tahu, telah dihubungi. Jenazahnya kita evakuasi ke Rumah Sakit," jelas Bambang Iswanto.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww