Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Berbuah Jadi Finansial, Banyak Atlet Berprestadi Riau Perkuat Provinsi Lain di PON XX 2020, Ini Jawaban KONI

Tak Berbuah Jadi Finansial, Banyak Atlet Berprestadi Riau Perkuat Provinsi Lain di PON XX 2020, Ini Jawaban KONI
Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis (foto: barkah/goriau.com)
Jum'at, 20 Juli 2018 12:55 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Prestasi atlet Riau yang "berkeringat" di gelanggang ternyata masih banyak yang tak diapresiasi, terutama tidak mendapatkan finansial baik bonus atau bentuk lain, akibatnya banyak atlet pindah ke provinsi lain pada PON (Pekan Olahraga Nasional) XX 2020 mendatang.

Sejumlah atlet Riau yang ingin pindah ini diantaranya dari cabor atletik, tenis dan juga angkat berat. Kebanyakan para atlet ini ingin pindah ke pulau Jawa, dan memang selama ini atlet-atlet tersebut tidak berlatih di Riau.

Terkait kisruh kepindahan atlet Riau, diakui oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Emrizal Pakis saat dikonfirmasi GoRiau.com, Jumat (20/7/2018) pagi. "Iya, memang ada beberapa atlet yang sudah menyampaikan ingin pindah," ucapnya.

Emrizal menuturkan, kisruh mutasi maupun kepindahan atlet tidak hanya dialami oleh Riau saja. Tetapi beberapa provinsi lainnya juga mengalami hal serupa dan itu selalu terjadi setiap akan digelarnya PON.

"Banyak atlet yang ingin pindah ini tidak hanya di Riau, provinsi lainnya juga seperti Kalimantan Barat (Kalbar), Jawa dan juga Jakarta. Ini biasa terjadi setiap menjelang PON," tutur Emrizal Pakis.

Menyoal apa yang menjadikan atlet ingin pindah ke provinsi lain ini, Emrizal mengungkapkan, banyak hal yang bisa melatarbelakangi atlet untuk pindah provinsi. Diantaranya, pekerjaan, orangtua dan juga pendidikan.

"Terlepas dari semua hal itu, yang paling mendasar banyak atlet yang ingin pindah itu karena alasan finansial. Karena, tawaran dari provinsi yang menjadi tujuan atlet itu pindah terkait dengan pekerjaan," jelasnya.

Dan untuk di Riau, masih kata Emrizal, soal atlet yang akan pindah tidak hanya saat ini saja. Pada PON 2012 lalu juga ada beberapa atlet yang ingin pindah, namun tetap kita pertahankan untuk membela Riau.

"Sama halnya dengan sekarang, kita akan tetap pertahankan atlet untuk membela Riau pada ajang PON XX yang akan digelar di Papua tahun 2020 mendatang," tegas Emrizal. ***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww