Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Raker Forsesdasi, Sekdaprov Riau akan Tuntut Perhitungan Bagi Hasil CPO

Raker Forsesdasi, Sekdaprov Riau akan Tuntut Perhitungan Bagi Hasil CPO
Jum'at, 27 Juli 2018 21:35 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang di wilayahnya terdapat perkebunan kelapa sawit sekaligus sebagai daerah penghasil minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) akan menuntut perhitungan dana bagi hasil (DBH) dari pemasukan negara yang diperoleh melalui komoditi kelapa sawit.

Hal ini akan disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi ketika menghadiri Rapat Kerja DPP Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) nanti. Yang mana, rapat ini akan diselenggarakan pada Jumat (27/7/2018) di Hotel Aryaduta, Jalan Prajurit KKP Usman dan Harun - Jakarta.

"Isu yang mau kami sampaikan itu mengenai Riau sebagai penghasil CPO tetapi sampai sekarang belum mendapat manfaat dari dana bagi hasil sawit. Apakah itu bisa dimasukan dalam dana bagi hasil atau bagaimana," kata Sekda Hijazi ini di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, Jumat (27/7/2018) siang. 

Selain itu, ia juga akan meminta kejelasan mengenai total alokasi dana untuk replanting perkebunan sawit yang diperuntukan bagi Riau. 

"Kejelasan alokasi replanting juga perlu dipertanyakan, berapa untuk Riau. Maka dari itu, saya juga akan mengusulkan adanya kaukus daerah-daerah penghasil CPO," ujarnya.  ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww