Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Yantoni-Gischa: Kami Banyak Melakukan Kesalahan Sendiri

Yantoni-Gischa: Kami Banyak Melakukan Kesalahan Sendiri
Senin, 30 Juli 2018 18:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NANJING - Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami harus menyudahi langkah mereka di World Championships 2018 setelah menderita kekalahan di laga pertama.

Pada pertandingan yang berlangsung di Nanjing Youth Olympic Stadium, Senin (30/7/2018), Yantoni/Gischa dikalahkan Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis), dengan skor 13-21, 14-21.

Kekalahan ini memang cukup mengejutkan, di atas kertas, Yantoni/Gischa yang merupakan penghuni peringkat 37 dunia, lebih diunggulkan dari Gicquel/Delrue yang ada di rangking 65 dunia.

Yantoni/Gischa tak tampil di permainan terbaik mereka, begitu banyak kesalahan-kesalahan sendiri yang dilakukan pasangan Indonesia ini, hingga menguntungkan Gicquel/Delrue.

"Saya banyak mati-mati sendiri, kurang kontrol pukulan, kontrol lawan, dan kami banyak dikontrol lawan. Saya kurang sabar mengolah bola," ujar Yantoni setelah pertandingan.

"Setelah kekalahan di game pertama, kami coba ubah permainan. Dari situ bisa dapat poin, tapi kemudian lawan mengubah permainannya lagi," tambahnya.

Konsistensi dan konsentrasi dalam penampilan di lapangan menjadi hal yang digarisbawahi mereka dalam evaluasi laga hari ini.

"Harus lebih konsisten, latihan harus lebih fokus. Kami, terutama saya yang banyak melakukan kesalahan sendiri karena tidak bisa menguasai keadaan di lapangan," beber Yantoni.

"Harus lebih tahan lagi fokusnya," komentar Gischa singkat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww