Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
15 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

ADD Tahap Kedua tak Cair, Penghulu di Rohil Belum Berani Laksanakan Kegiatan

ADD Tahap Kedua tak Cair, Penghulu di Rohil Belum Berani Laksanakan Kegiatan
Rabu, 15 Agustus 2018 00:00 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kepenghuluan di Kabupaten Rokan Hilir mengeluh karena pencairan anggaran dana desa tahap kedua belum terealisasi sampai sekarang. Keterlambatan menyebabkan kepenghuluan belum bisa melakukan kegiatan apapun untuk membangun desa.

''Kita tidak tahu apa penyebab terlambatnya pencairan dana desa. Hingga kini,  kami masih menunggu penjelasan dari  pemerintah," ujar Sudirman, Penghulu Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Selasa (14/8/2018). 

Menurutnya, dengan keterlambatan ini, pihak kepenghuluan harus memberikan pengertian kepada perangkat desa agar senantiasa bersabar dan tidak menuntut yang macam-macam mengingat kesalahan ini bukan datangnya dari kepenghuluan.

Sudirman menyebutkan, jika dana ADD terealisasi, setidaknya dana itu bisa mereka gunakan untuk membayar gaji perangkat desa, membangun infrastruktur serta membiayai seluruh kegiatan yang ada didesa.

Namun kenyataannya, semua program yang sudah disiapkan, tidak bisa terlaksana karena bergantung dengan dana yang berasal dari APBD Rohil tersebut. 

"Kami tidak mau menanggung resiko dengan berutang kepada pihak ketiga untuk membiayai kegiatan desa. Biarlah kami menunggu keputusan pemerintah nanti seperti apa," tukasnya. 

Terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bappemas) Kabupaten Rokan Hilir, Jasrianto menegaskan, pemerintah masih menunggak menyalurkan anggaran dana desa kepada seluruh kepenghuluan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. Karena pada tahun ini, pemerintah baru mencairkan dana desa untuk bulan Januari dan Februari 2018. 

"Kita ini hanya sebagai mediator dalam penyaluran dana desa dana. Hingga saat ini, sisa pembayaran dari bulan Maret hingga sekarang belum bisa kita pastikan mengingat pembayaran dana desa bersumber dari dana bagi hasil yang dikucurkan pusat ke kas daerah," katanya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww