Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Riau

DPRD Kuansing Sudah Proses Pengunduran Hamzah Alim dan Ahmad Muklis

DPRD Kuansing Sudah Proses Pengunduran Hamzah Alim dan Ahmad Muklis
Ketua DPRD Kuansing Andi Putra bersilaturahmi dengan PWI Kuansing, Kamis (16/8/2018) di Telukkuantan.
Kamis, 16 Agustus 2018 19:04 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau telah memproses pengunduran diri dua anggota dewan, yakni Hamzah Alim dan Ahmad Muklis.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kuansing Andi Putra, SHMH kepada GoRiau.com, Kamis (16/8/2018) di Telukkuantan.

"Sudah kita proses pemberhentian keduanya. Surat pengunduran sudah masuk beberapa waktu lalu," ujar Andi.

Mundurnya Hamzah Alim dan Ahmad Muklis dikarenakan pindah partai politik. Hamzah Alim merupakan anggota dewan dari Partai Amanat Nasional. Kini, ia mencalonkan diri sebagai Caleg dari Partai Demokrat.

Sementara, Ahmad Muklis duduk sebagai anggota dewan dari Partai Hanura. Ia mengundurkan diri setelah nyaleg via Demokrat.

"Aturannya, mereka yang nyaleg melalui partai lain wajib mundur sebagai anggota dewan. Surat pengunduran diri merupakan salah satu syarat pendaftaran Caleg," papar Andi.

Kendati demikian, Andi mengaku belum mengetahui siapa Pengganti Antar Waktu (PAW) kedua politisi tersebut.

"Sampai saat ini, kita belum terima usulan Parpol untuk PAW-nya," ujar Andi.

Dijelaskannya, ketika Ahmad Muklis dan Hamzah Alim ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU Kuansing, maka hak keuangan hilang.

"Itu otomatis dan diatur dalam PKPU. Hak keuangan yang selama ini mereka terima, langsung terputus," pungkas Andi Putra. ***

wwwwww