Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Sektor Pariwisata Tidak Bisa Dilepaskan Dengan Usaha Kuliner

Sektor Pariwisata Tidak Bisa Dilepaskan Dengan Usaha Kuliner
Kamis, 16 Agustus 2018 15:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman didampingi istri Hj Sisilita Arsyadjuliandi, pada Minggu (13/8) mengunjungi Festival Makanan Riau (Riau Food Festival) yang digelar di halaman Mall SKA Pekanbaru, 11-13 Agustus 2018 lalu.

Pada acara itu, Gubri yang kerab disapa Andi Rachman, menyampaikan bahwa sektor pariwisata tidak bisa dilepaskan dengan usaha makanan dan minuman atau biasa kita sebut dengan istilah kuliner. Menurutnya wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah pasti membutuhkan makan dan minum untuk kebutuhan energinya.

"Hal ini merupakan peluang untuk mendapatkan pemasukan dari aktivitas belanja yang dilakukan wisatawan sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah," kata Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman juga turut menjelaskan, menurutnya pertumbuhan usaha kuliner di Provinsi Riau saat ini sangat menjanjikan, banyak ragam jenis makanan dan minuman yang bermunculan, selain itu bidang usaha kuliner seperti restoran, rumah makan dan cafe bermunculan.

"Untuk itu diperlukan pelatihan dan pembinaan kepada para pengelola yang bergerak di bidang ini untuk memberikan pelayanan  yang baik dan memuaskan dalam hal kualitas rasa makanan dan kebersihannya, serta penerapan sikap sapta pesona kepada konsumen agar dapat memberikan kesan yang mendalam kepada wisatawan," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman.

Riau Food Festival 2018, ditaja oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau, diikuti oleh peserta yang berasal dari 12 kabupaten/kota meliputi, Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Siak Pelalawan, Kampar, Kuantan Sengingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Kepulaun Meranti. Kegiatan ini bertujuan sebagai pembinaan serta inovasi dalam mengembangkan kuliner maupun oleh-oleh khas Riau.

Selain diikuti peserta dari kabupaten/kota, kegiatan ini juga menghadirkan Chef dari Jakarta yakni, Stebi Rafael dan Ahmad Taufik Executive Chef Hotel Park Cilandak Jakarta Selatan.***

wwwwww