Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Diduga Kunjungi Tempat Prostitusi, Empat Atlet Jepang Dipulangkan

Diduga Kunjungi Tempat Prostitusi, Empat Atlet Jepang Dipulangkan
Senin, 20 Agustus 2018 13:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Jepang (JOP) melakukan tindakan tegas terhadap empat atlet basket diduga mengunjungi tempat prostitusi selama berada di Jakarta. Mereka dipulangkan langsung ke negaranya.

Keempat pemain basket itu terdiri dari Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura.

“Saya hanya merasa malu,” kata Yasuhiro Yamashita kepala delegasi Jepang untuk Asian Games 2018 kepada wartawan di.Jakarta, Senin (20/8/2018).

“Kami meminta maaf dan berniat memberikan bimbingan menyeluruh bagi seluruh atlet kami mulai sekarang,” tambahnya.

Keempat atlet itu kedapatan berada di sebuah distrik “lampu merah” Ibu Kota dengan seragam timnas mereka pada pekan lalu.

Insiden bermula saat keempat atlet tersebut meninggalkan asrama untuk makan malam pada pekan lalu.

Yamashita meyakini para atletnya itu dibujuk calo di jalan untuk pergi ke sebuah hotel dengan wanita pekerja seks komersial.

“Dengan segala kerendahan hati, saya ingin meminta maaf kepada publik Jepang, JOC, dan semua orang yang mendukung tim basket atas insiden menyedihkan ini,” kata kepala tim bola basket Jepang, Yuko Mitsuya melalui pernyataan seperti dikutip AFP.

“Kami akan menjatuhkan sanksi yang tepat bagi keempat atlet setelah kami mendengar seluruh fakta. Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk memastikan skandal semacam ini tidak terulang kembali," tandasnya. ***

wwwwww