Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Soal Vaksin MR Mengandung Babi dan Organ Manusia, Ini Kata MUI Riau

Soal Vaksin MR Mengandung Babi dan Organ Manusia, Ini Kata MUI Riau
Senin, 20 Agustus 2018 21:08 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kabar soal kandungan vaksin Measles Rubella (MR) yang disebut mengandung babi dan human deploit cell atau bahan dari organ manusia menggegerkan masyarakat Provinsi Riau yang mayoritasnya merupakan umat muslim.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Prof Nazir Karim ketika dikonfirmasi pun membenarkan bahwa vaksin MR positif mengandung babi dan human deploit cell. Di mana, hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

"Kami sudah berkoordinasi dengan MUI Pusat, hasilnya seperti itu (mengandung babi dan organ manusia, red)," kata Prof Nazir Karim ketika dihubungi GoRiau.com di Pekanbaru, Senin (20/8/2018).

Untuk saat ini, pihaknya belum bisa berbuat banyak sembari menunggu hasil rapat pleno MUI Pusat yang akan menentukan sikap terkait vaksin MR tersebut.

"Apa yang disampaikan MUI Pusat nanti akan kami teruskan ke daerah," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir ketika dikonfirmasi pun juga belum bisa berkomentar banyak.

"Kami tentunya menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan dulu," singkatnya.

Untuk diketahui, Diskes menargetkan sasaran imunisasi MR-nya sebanyak 1.955.658 anak yang berusia sembilan bulan sampai dengan di bawah usia 15 tahun yang tersebar di 12 kabupaten dan kota. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww