Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Dewan Sidak Proyek Puluhan Miliar Irna RSUD Selasih, Ini Faktanya

Dewan Sidak Proyek Puluhan Miliar Irna RSUD Selasih, Ini Faktanya
Sekretaris Komisi I, H Abdullah saat sidak proyek pembangunan IRNA RSUD Selasih, Senin (20/8/2018).
Senin, 20 Agustus 2018 21:06 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - DPRD Pelalawan meminta Dinas Kesehatan (Diskes) untuk serius melakukan pengawasan terhadap proyek Instalasi Rawat Inap (Irna) RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci.

Sekretaris Komisi I DPRD Pelalawan, H Abdulah menegaskan, sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab), pihaknya melakukan sidak proyek senilai Rp 10,3 miliar lebih itu.

Dalam inspeksi mendadak (Sidak) tersebut, Abdulah menyarankan agar ditambah jumlah tenaga kerjanya, mengingat waktu pelaksanaan yang hanya 160 hari kelender.

"Kita minta digesa supaya bisa tepat waktu. Apa yang disampaikan oleh pengawas tadi, kita tak yakin progres sudah 25,5 persen," ungkap politisi PKS usai sidak, Senin (20/8/2018).

Menurutnya, proyek yang telah berjalan lebih dari sebulan tersebut, apa yang ia lihat di lapangan tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh pengawas proyek.

"Perkiraan saya belum sampai segitu, masih jauh lah. Kita kuatir juga, ini tak selesai tepat waktu," tandas Abdullah.

Amatan GoRiau di lokasi proyek dengan perusahaan pelaksana PT Satria Lestari Multi, hanya terlihat beberapa pekerja yang tengan memasang rangka besi cor dan pengerjaan bored piles. Tidak terlihat material lain selain besi cor dan beberapa sak semen. ***

wwwwww