Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
12 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Tim Bulutangkis Indonesia Tertinggal 0-1 dari Tiongkok

Tim Bulutangkis Indonesia Tertinggal 0-1 dari Tiongkok
Anthony Sinisuka Ginting
Rabu, 22 Agustus 2018 21:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tim putra Indonesia sementara tertinggal 0-1 atas Tiongkok pada laga final bulutangkis beregu Asian Games 2018. Anthony Sinisuka Ginting yang turun melawan Shi Yuqi, harus mundur pada saat game penentuan, dengan skor akhir 21-14, 21-23, 20-21.

Anthony langsung in ke permainan di game pertama dan memimpin jalannya permainan. Serangan-serangannya seringkali menembus pertahanan Shi. Ia memimpin 11-8 di game pertama. Sebetulnya ia juga telah memimpin dan mengontrol permainan di game kedua. 

Shi yang mulai menemukan irama permainannya, terus mendekat. Satu peluang match point pada kedudukan 20-18 tak berhasil dimanfaatkan Anthony. Shi berhasil mengendalikan permainan di saat-saat kritis dan terus menekan hingga akhirnya kedudukan sama kuat 20-20. Saat ketinggalan 21-22, Anthony gagal menjangkau penempatan bola di sisi kanannya. Game kedua menjadi milik Shi.

Di game ketiga, Anthony sempat tertinggal 3-6, pelan-pelan ia menyusul dan kedudukan kembali imbang 9-9, bahkan kemudian memimpin 11-10 di interval game ketiga. Pada saat unggul 16-12, Anthony tersusul oleh Shi, hingga kedudukan menjadi 16-15. Saat itu Anthony meminta pertolongan dokter pertandingan untuk menyemprotkan cairan penahan rasa sakit di paha kirinya. 

Pada kedudukan 18-18, Anthony mendapat kartu kuning karena dinilai menunda jalannya permainan. Anthony ternyata mengalami kram paha kiri, ia bahkan kesulitan berjalan. Namun semangat Anthony tetap menyala, ia berusaha sedemikian rupa untuk melanjutkan perjuangan. Namun pergerakannya sudah benar-benar goyah, Anthony akhirnya menyerah dan menyatakan mundur.

"Sementara ini hanya kram paha," komentar singkat Hendry Saputra, pelatih Anthony.

 

 

wwwwww