Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Anthony Bicara Soal Kondisinya

Anthony Bicara Soal Kondisinya
Pebulutangkis Anthony Sinisuka Ginting
Jum'at, 24 Agustus 2018 18:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Pebulutangkis Anthony Sinisuka Ginting angkat bicara soal kondisi terakhirnya pasca laga dramatis di final beregu putra Asian Games 2018. Kala itu ia harus mundur di game ketiga saat melawan tunggal pertama Tioongkok, Shi Yuqi, karena ia mengalami kram di paha kirinya. Hari ini di babak pertama nomor perorangan, Anthony memenangkan laga melawan pemain Iran, Mehran Shahbazi, dengan skor 21-9, 21-8.

"Puji Tuhan sudah membaik. Sekarang tinggal bekasnya, sakit-sakit sedikit dan pegal saja. Dari kemarin tim fisio benar-benar memberi perhatian lebih ke saya. Treatment nya berupa berendam di air es, pijat dan stretching. Kram ini adalah akumulasi dari pertandingan durasi panjang yang saya mainkan dari babak awal beregu," ujar Anthony.

"Kejadian kemarin sempat bikin ragu, mana masih main di perorangan. Kram ini kan tidak bisa pulih dalam satu dua hari, nggak langsung balik seratus persen. Tapi jangan sampai ada pikiran negatif yang timbul. Tidak rasa down, karena ini kan bukan cedera, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Anthony.

Di babak 16 besar, Anthony akan bertemu dengan unggulan kedua, Kento Momota (Jepang). Laga ini merupakan laga ulangan semifinal beregu putra beberapa hari yang lalu.

"Antisipasinya hampir sama dengan kemarin, jaga dari pikirannya. Jaga fisiknya karena di beregu saya sering main tiga game, otomatis tenaga terkuras jadi saya harus jaga makan, istirahat, dan lebih fokus pulihkan kaki," jelas Anthony.

Dukungan masyarakat Indonesia ternyata membuat Anthony kian semangat untuk kembali pulih. Dalam beberapa hari belakangan, perhatian masyarakat memang tertuju pada Anthony yang semangat juangnya patut diacungi jempol.

"Saya senang bisa balik lagi main di Istora, apalagi kita kan tuan rumah Asian Games. Sebenarnya kemarin waktu mundur rasanya sedih karena sedikit lagi poinnya. Dukungan buat saya membuat saua jadi semangat untuk cepat pulih dan main maksimal di nomor perorangan. Soal komentar negatif dari haters, memang mereka ngomong apa ya? Saya nggak baca, ya sudah diemin aja," ujar Anthony.

"Waktu itu saya cukup lama di bagian perawatan medis, kakak saya menonton, untungnya akhirnya dibolehin masuk. Mungkin mama saya khawatir dan kakak saya disuruh cek keadaan saya. Orangtua saya tetap dukung apa yang saya lakukan, mereka percaya penuh pada saya, mereka tahu itu yang terbaik buat saya," jelas Anthony saat ditanya reaksi orangtuanya usai insiden di final beregu putra.

Saat berita ini diturunkan, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir telah menyelesaikan pertandingan melawan Seo Seung Jae/Chae Yujung (Korea), dengan skor 22-20, 21-17. *

wwwwww