Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Beatrix Sugoro: Saya Gagal Membalas Kekalahan

Beatrix Sugoro: Saya Gagal Membalas Kekalahan
Petinju putri Indonesia, Aldiani Beatrix Sugoro gagal membalas kekalahan saat berhadapan dengan petinju Chinese Taipei, Yuting Lin di kelas Terbang cabang tinju Asian Games XVIII yang digelar di Hall C JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018).
Jum'at, 24 Agustus 2018 17:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Perasaan ingin membalas kekalahan memang sangat membara dalam dada Aldiani Beatrix Sugoro.  Makanya, dia berjuang habis-habisan dalam pertarungan tiga ronde saat menghadapi petinju Chinese Taipei, Yuting Lin di kelas Terbang (48-51kg) putri yang berlangsung di Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018). Namun, ambisi Beatrix tidak kesampaian dan kalah telak 0-5 .

Dari ronde pertama hingga ketiga, Beatrix tampil didikte Yiting Lin yang unggul tinggi tubuh dan jangkauan. Banyak pukulan yang dilepaskan Beatrix tidak mengenai sasaran karena Lin yang merupakan juara Test Event Tinju Asian Games XVII itu bertarung dalam jarak jangkauannya dan cepat menghindar.  “Saya sudah berusaha maksimal tetapi saya gagal membalas kekalahan. Pukulan yang saya lepaskan memang banyak yang tidak mengenai sasaran karena lawan cepat menghindar dan selalu menjaga jarak,” kata Beatrix yang ditemui usai pertarungan.

Ya, Beatrix untuk kedua kalinya mengalami kekalahan dari Yuting Lin. Sebelumnya, dia kalah pada saat Test Event Tinju Asian Games XVIII Februari lalu.

Dengan kegagalan ini, Beatrix meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Saya mohon maat karena telah gagal meraih prestasi. Ke depan, saya akana berusaha lebih meningkatkan prestasi sehingga bisa membawa harum nama bangsa dan negara,” katanya.

Nasib yang sama juga menimpa Christina Marwan Jembay yang turun di kelas Bulu (54-57kg) putri. Dia harus mengakui keunggulan petinju putri Vietnam, Vy Thi Voung. “Saya tidak bisa tampil maksimal karena kondisi saya belum pulih dari cidera kaki,” ujar Christina Jembay.

Pada pertandingan Sabtu (25/8/2018), Indonesia akan menurunkan empat petinju. Yakni, Mario Blasius Kali yang akan berhadapan dengan Thiwanka S Paleha Muturanweluge (Sri Lanka) di kelas Layang putra  (46-49kg), Libertus Gha menghadapi Dorji Wangdi (Bhutan) di kelas Welter Ringan (64kg) putra, Sunan Agung Amoragam menghadapi Laisulla Azizah (Afghanistan) di kelas Bantam (56kg), dan Huswatun Hasanah berhadapan dengan Farida Pupova (Kyrgistan) di kelas Ringan (57-60kg) putri. *

wwwwww