Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Meski Kehausan dan Lapar di Dalam Mobil, Neno Warisman Tetap Akan Bertahan

Meski Kehausan dan Lapar di Dalam Mobil, Neno Warisman Tetap Akan Bertahan
Situasi terkini di depan pintu masuk gerbang bandara SSK II Pekanbaru. (GoNews.co/Muslikhin)
Sabtu, 25 Agustus 2018 21:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Meski sudah tertahan sekitar 9 jam lebih di dalam mobil, Neno Warisman mengaku tidak akan pulang dan melanjutkan acara Deklarasi 2019GantiPresiden di Kota Pekanbaru, besok Minggu (26/8/2018).

Hal ini diungkapkan Neno Warisman kepada GoNews.co melalui sambungan telepon.

"Meski saya kehausan, kelaparan dan sudah pegal. Saya tetap tidak akan kembali ke Jakarta," ujar Neno, Sabtu (25/8/2018).

Ia juga menegaskan, bahwa Deklarasi 2019GantiPresiden di Pekanbaru harus tetap berjalan. "Ini enggak ada melanggar kok, kenapa kita takut. Tadi juga saya telp pak Fadli Zon, pak Syarwwan Hamid, beliau - beliau sangat suport dan tetap mendukung gerakan ini," tandasnya.

"Saya sudah sering mengalami peristiwa seperti ini. Namun yang saya sesalkan, ini kenapa pintu ditutup dan digembok, toh massa sudah tidak ada," katanya.

Bahkan kata Neno, sudah beberapa pimpinan ormas maupun aparat keamanan yang mendatanginya untuk memintanya kembali ke dalam bandara.

"Ada beberapa orang ya termasuk polisi dan TNI yang meminta saya kembali ke Bandara, lah saya ini salah apa? Ya saya tidak mau, biar saja haus dan lapar yang penting saya tetap di sini," bebernya.

Sementara itu, pihak panitia juga mengaku kesulitan mengantarkan makanan dan minuman. "Mobil di garis polisi. Kami masuk antar makanan dan minuman tidak boleh, jadi mau mereka apa? Kalau nanti bunda Neno sakit dan terjadi apa-apa tolong aparat tanggungjawab," ujar Lucky saat dikonfirmasi GoNews.co. ***

wwwwww