Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
17 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Panitia Tak Habis Pikir, Mau Antar Makanan ke Mobil Neno Warisman Tak Dibolehkan

Panitia Tak Habis Pikir, Mau Antar Makanan ke Mobil Neno Warisman Tak Dibolehkan
Suasana terkini di pintu keluar Bandara SSK II. (Muslikhin/GoNews.co)
Sabtu, 25 Agustus 2018 21:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Sudah hampir 10 jam, Deklarator 2019GantiPresiden Neno Warisman tertahan di pintu keluar Bandara SSK II Pekanbaru.

Neno Warisman yang berada di dalam mobil, mengaku merasa haus dan kelaparan. Namun demikian, pihak panitia yang berusaha mengantarkan makanan, tetap tidak diizinkan masuk garis polisi.

"Kami datang diusir, alasan lokasi steril, padahal massa juga sudah tidak ada," ujar salah satu panitia yang ditemui GoNews.co dilokasi.

Sementara itu, Neno Warisman kepada GoNews.co melalui sambungan telepon mengatakan, dirinya tidak akan bergeming sedikitpun, bahkan dirinya tetap akan bertahan meski kehausan dan kelaparan.

"Meski saya kehausan, kelaparan dan sudah pegal. Saya tetap tidak akan kembali ke Jakarta," ujar Neno, Sabtu (25/8/2018).

Ia juga menegaskan, bahwa Deklarasi 2019GantiPresiden di Pekanbaru harus tetap berjalan. "Ini enggak ada melanggar kok, kenapa kita takut. Tadi juga saya telp pak Fadli Zon, pak Syarwwan Hamid, beliau - beliau sangat suport dan tetap mendukung gerakan ini," tandasnya.

"Saya sudah sering mengalami peristiwa seperti ini. Namun yang saya sesalkan, ini kenapa pintu ditutup dan digembok, toh massa sudah tidak ada," katanya.

Bahkan kata Neno, sudah beberapa pimpinan ormas maupun aparat keamanan yang mendatanginya untuk memintanya kembali ke dalam bandara.

"Ada beberapa orang ya termasuk polisi dan TNI yang meminta saya kembali ke Bandara, lah saya ini salah apa? Ya saya tidak mau, biar saja haus dan lapar yang penting saya tetap di sini," bebernya.***

wwwwww