Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
8 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Seratusan Massa MPRR Desak Polda Riau Usut Penggelapan Hasil Sawit Masyarakat Pujud Senilai Rp295 Miliar

Seratusan Massa MPRR Desak Polda Riau Usut Penggelapan Hasil Sawit Masyarakat Pujud Senilai Rp295 Miliar
Massa MPRR gelar aksi damai di gerbang Mapolda Riau tuntut pelaku penggelapan hasil sawit masyarakat Pujud Rohil ditangkap (foto: barkah/goriau.com)
Senin, 27 Agustus 2018 13:48 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Pekanbaru dan sejumlah perwakilan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang mengatasnamakan Mahasiswa Pejuang Rakyat Riau (MPRR) mendatangi Mapolda Riau, Senin (27/8/2018) siang.

Kedatangan balasan massa mahasiswa dan masyarakat Rohil ini untuk meminta dan mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku penggelapan dan penipuan hasil panen sawit milik masyarakat Kabupaten Rohil.

"Kedatangan kita meminta Polda Riau mencabut SP3 kasus penipuan hasil panen sawit masyarakat Rohil di Kecamatan Pujud," kata Korlap MPRR, Azri Mahendra yang ditemui wartawan usai melakukan konsolidasi dengan Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hady Purwanto.

Hasil pertemuan itu, Azri melanjutkan, pihak kepolisian menyatakan telah mencabut SP3 terhadap Sariantoni yang selama ini diduga telah menggelapkan hasil panen sawit milik masyarakat Kecamatan Pujud, Rohil.

"Untuk itu, kita akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Karena, akibat penipuan ini masyarakat Pujud dirugikan hingga Rp295 miliar dan mendesak agar Sariantoni segera ditangkap," tegasnya.

Azri menjelaskan, kasus penggelapan ini sudah berlangsung sejak tahun 2009 silam. Dimana hingga 2018 ini, Sariantoni hanya beberapa kali memberikan hasil sawit masyarakat anggota Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) Pujud, Rohil.

"Sayangnya, saat kasus ini dilaporkan, penyidik Polda Riau justru mengeluarkan SP3. Namun, pada sidang praperadilan masyarakat Rohil menang dan penyidik diminta untuk melanjutkan kembali kasus dugaan penggelapan ini," paparnya.

"Saat ini, pihak Dir Reskrimum Polda Riau sudah menyatakan mencabut SP3 Sariantoni dan akan kembali melanjutkan kasusnya. Kita akan terus mengawal kasus ini sampai selesai," pungkasnya. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww