Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
8 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

Baru 32 Ribu Anak yang Sudah Dimunisasi MR, Diskes Inhil Masih Lakukan Penundaan

Baru 32 Ribu Anak yang Sudah Dimunisasi MR, Diskes Inhil Masih Lakukan Penundaan
Salah seorang siswa SMP saat mendapatkan imunisasi MR pada 1 Agustus lalu.
Senin, 27 Agustus 2018 15:43 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Sejak dilakukannya imunisasi Measle Rubella pada 1 Agustus hingga 3 Agustus 2018, terhitung sebanyak 32.232 anak di Inhil sudah terimunisasi.

Namun sejak penundaan imunisasi dilakukan karena tidak adanya fatwa halal dari MUI, hingga kini proses imunisasi MR di Inhil masih belum dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan Inhil.

  Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin saat dikonfirmasi GoRiau.com menjelaskan, penundaan imunisasi masih dilakukan karena pihaknya masih menunggu instruksi dari Kemenkes dan Dinas Kesehatan Riau.

"Kita menunggu instruksi yang jelas dan tegas dari kemenkes dan Diskes Provinsi Riau," tegas Zainal.

Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi Diskes Inhil, Herman Mahat, Senin (27/8/2018) menambahkan, jikapun ada instruksi agar proses imunisasi dilanjutkan, ia mengaku tidak bisa memaksa orangtua untuk mengimunisasi anak-anaknya.

"Dengan adanya permasalahan terkait kandungan di dalam vaksin ini, secara otomatis orangtua banyak yang khawatir. Jadi kita tidak bisa juga memaksa bagi yang tidak mau," ujarnya.

Sementara itu, ia juga pesimin target 95 persen seperti yang diharapkan di awal imunisasi bisa tercapai.

"Sekarang kita mana bisa lagi bicara target, ini sudah akhir Agustus, sedangkan dijadwal imunisasi dilakukan hanya Agustus dan September. Apalagi daerah kita geografisnya cukup sulit, jarak tempuh juga jauh," terang Herman Mahat. ***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww