Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Minta Maaf, Panahan Hanya Mampu Sumbang Perunggu

Minta Maaf, Panahan Hanya Mampu Sumbang Perunggu
Atlet Panahan Indonesia Diananda Choirunisa. (ANTARA/INASGOC)
Selasa, 28 Agustus 2018 20:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim panahan Indonesia meminta maaf kepada masyarakat karena belum mampu memberikan medali emas buat tim merah putih di ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang Sumatera Selatan 18 Agustus hingga 2 September 2018.

"Kami dalam kesempatan ini memohon maaf karena belum mampu memberikan medali emas bagi Indonesia di Asian Games 2018," kata atlet panahan Indonesia, Riau Ega Agata Salsabila mewakili rekan-rekannya di Jakarta, Selasa (28/8/2018).
Riau Ega Agata Salsabila sendiri di ajang olahraga multi even terbesar se-Asia tersebut mampu menyumbangkan medali perunggu di nomor recurve perorangan putra.     

Medali ini diraih setelah mengalahkan Ilfat Abdullin asal Khazakhstan dengan skor 6-2. Sementara rekannya yakni Diananda Choirunisa yang mampu mencapia final juga harus puas dengan medali perak setelah kalah dari Xinyan Zhang asal China dengan skor 7-3.
"Pada pertandingan perebutan medali perunggu hari ini, saya memang tampil tanpa beban apa-apa jadi harus fight," ujarnya.

Tadinya, Indonesia berpeluang meraih medali melalui Diananda Choirunisa. Tetapi, peluang itu pupus setelah di babak final recurve perorangan putri, Diananda mengalami kekalahan dari pemanah asal China Xinyan Zhang dengan skor 7-3.

"Rasanya perasaan kecewa itu pasti, tapi tidak apa-apa. Untuk lawan di final, juga secara rangking berada diatas saya," katanya.

Pelatih recurve putri Indonesia Nurfitriyana Saiman juga mengaku apa yang diraih ini belum membuat mereka puas, apalagi Indonesia sudah membuka peluang untuk bisa menyumbangkan medali emas.

"Tentunya kita tidak puas ya dengan medali ini, apalagi kita menginginkan hasil terbaik dan sudah bersusah panyah bisa sampai ke final," ujarnya.

Timnas panahan Indonesia di ajang Asian Games 2018 menurunkan sebanyak 16 atlet yang terdiri dari delapan pepanah recurve dan compound. Selain dua nama diatas, adapula Titik Kusumawardani, Linda Lestari, Aqidatul Izzah, Riua Ega Agata Salsabila, Okka Bagus Subekti, Alek Edwar, M Hanif Wijaya, Muhamad Rindarto, Yoke Rizaldi Akbar hingga Earl Benjamin Yap.*

wwwwww