Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Raih Tiket ke Semifinal, Huswatun Amankan Medali Tinju

Raih Tiket ke Semifinal, Huswatun Amankan Medali Tinju
Petinju wanita Indonesia, Huswatun Hasanah
Selasa, 28 Agustus 2018 18:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Petinju wanita Indonesia, Huswatun Hasanah berhasil mengamankan medali cabang tinju Asian Games XVIII. Kepastian itu diraih Huswatun setelah memastikan tiket ke semifinal dengan mengalahkan petinju India, Pavitra dalam pertarungan babak perempatfinal kelas Ringan (57-60kg) wanita dengan skor 3-2 yang berlangsung di Hall C Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018).

Penampilan Huswatun memang luar biasa. Kowad yang berdinas bersama petinju Mario Blasius Kali di Direktorat Peralatan Angkatan Darat, Jatinegara, Jakarta Timur ini mampu mengimbangi permain Pavitra yang merupakan juara India Open 2018.  “Huswatun cukup beruntung karena sepanjang ronde ketiga melancarkan serangan. Makanya, dia meraih kemenangan tipis atas Pavitra,” kata mantan Sekjen PP Pertina, Martinez dos Santoz yang menyaksikan pertarungan langsung.   

“Saya memang sempat kesulitan menghadapi Pavitra yang bergerak lincah. Makanya, saya terus memaksanya bertarung dalam jarak pendek sesuai instruksi pelatih. Strategi ini berhasil dan saya bisa meraih kemenangan,” kata Huswatun usai lomba.

Di semifinal nanti, Huswatun akan berhadapan dengan petinju Thailamd, Sudaporn Seesondee yang mengalahkan petinju Kazakhstan, Rimma Volossenko dengan skor 5-0.

Sudaporn merupakan petinju yang memiliki jam terbang cukup tinggi. Dia sudah pernah tampil di Asian Games Guangzhou 2010 dan Asian Games Incheon 2014. Dan, Asian Games XVIII ini merupakan peluang terakhirnya untuk meraih medali karena dua sebelumnya tanpa medali.  “Saya akan berusaha untuk tampil lebih baik lagi di semifinal. Mudah-mudahan saya bisa memenangkan pertandingan dan meraih tiket ke final,” kata Huswatun.

Sementara itu, langkah Aldom Suguro terhenti di perempat final. Turun di kelas Terbang (52kg), Aldom harus mengakui ketangguhan petinju Uzbekisran, Jasurbek Latipov dengan skor 0-5.  “Saya sudah berusaha maksimal untuk bisa meraih kemenangan. Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegagalan ini,” kata Aldom Suguro.

Nasib yang sama juga dialami Farran Papendang yang kalah dari petinju Thailand, Rujakran Juntrong dengan skor 0-5 di babak perempatfinal kelas Ringan (60kg).

Indonesia masih menyisakan dua petinju lagi di perempatfinal yakni Sunan Agung dan Mario Blasius Kali. Dalam pertandingan yang digelar di Hall C JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018), Mario yang turun di kelas terbang  akan menghadapi petinju China, Wu Zhonglin dan Sunan Agung melawan petinju Irak, Jaafar Al Sudani di kelas bantam.

wwwwww