Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Jualan Narkoba, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi di Agam

Jualan Narkoba, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi di Agam
Pasangan suami istri yang diamankan Polres Agam, Senin (3/9/2018).(foto: humas/covesia.com)
Senin, 03 September 2018 19:12 WIB
AGAM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap sepasang suami istri (pasutri) yang diduga kuat melakukan penyalahgunaan Narkoba.

Diberitakan Covesia.com, Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi, didampingi Kasatresnarkoba AKP Antonius Dachi mengatakan, tersangka berinisial RS (27) dan IP (22).

Keduanya digerebek petugas di rumah mereka di Jorong Sungai Jariang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Senin (2/9/2018) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib.

Dijelaskan Kapolres Agam, penangkapan pasutri tersebut berasal dari laporan masyarakat setempat, bahwa sering terjadi transaksi di rumah pelaku.

"Dari informasi itulah kita mengirim Tim Opsnal untuk melakukan pengintaian, setelah diyakini tersangka sedang menguasai barang bukti, barulah dilakukan penangkapan," ujarnya.

Saat dilakukan penggeledahan Polisi berhasi menemukan barang bukti berupa satu paket sedang Narkoba jenis Sabu yang disembunyikan tersangka kedalam bungkus permen, dua unit telfon genggam dan uang Tunai Rp 1.820.000 yang diduga kuat hasil penjualan Narkoba.

Kini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Agam guna penyelidikan lebih lanjut.

"Atas Perbuatan tersangka ini, mereka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas sembilan tahun penjaran," pungkasnya. ***

Editor:Arie RF
Sumber:covesia.com
Kategori:Sumatera Barat, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww