Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
16 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
5 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
10 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
4
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
8 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
5
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
15 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
6
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka

Prabowo ke Lombok, Warga Korban Gempa Serukan 2019 PAS

Prabowo ke Lombok, Warga Korban Gempa Serukan 2019 PAS
Kamis, 06 September 2018 17:56 WIB

MATARAM – Ketua Umum Partai Gerindra yang juga bakal calon Presiden, Prabowo Subianto, mengunjungi pengungsi korban gempa di Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Rabu, 5 September 2018.

Dia didampingi Titiek Soeharto, bersama-sama mengunjungi posko pengungsian di lapangan desa. Hadir juga Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Edhy Prabowo dan Wilgo Zainar. 

Saat mengunjungi pengungsi, ribuan warga antusias menyaksikan kedatangan Prabowo. Beberapa warga berteriak “2019 PAS” di tengah kerumunan. PAS diketahui merupakan singkatan dari Prabowo-Sandi.

"2019 PAS. Prabowo menang!" ujar warga.

Sementara Wilgo Zainar mengatakan, saat ini Prabowo membawa setengah logistik untuk warga. Sementara bantuan logistik sisanya akan menyusul.

"Ada sebagian sudah ada, sebagian akan disusul. Jadi mungkin ada beberapa tahapan lagi nanti," ujar Wilgo.

Prabowo mengunjungi dua desa di Lombok Barat. Selain Desa Guntur Macam, Prabowo juga mengunjungi Desa Dopang. Kedua desa tersebut terkena dampak parah gempa. Masyarakat di sana masih mengungsi di tenda-tenda darurat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Nusa Tenggara Barat, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, Umum
wwwwww