Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Riau

Mahasiswa harus Jadi Pelopor dan Penggerak Kemajuan Agama

Mahasiswa harus Jadi Pelopor dan Penggerak Kemajuan Agama
Jum'at, 07 September 2018 17:22 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti Drs H Darwison MA memberi kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Selatpanjang, Jumat (7/9/2018). Ia berpesan, mahasiswa harus menjadi pelopor dan penggerak bagi kemajuan agama.

Kuliah Umum tahun akademik 2018/2019 ini dilaksanakan diĀ Aula STAI Nurul Hidayah Selatpanjang. Tema nya adalah Revitalisasi Peran Alumni PAI dalam Pembentukan Karakter Bangsa Menuju Masyarakat Madani dalam Bingkai NKRI.

Hadir saat itu, Kakan Kemenag Kepulauan Meranti Drs H Darwison MA Ketua STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Syukron Darsyah MPdI, Wakil Ketua 1, 2, 3 dan Ketua Program Studi PAI, Ketua Yayasan H Syahril MPdI, dosen dan tenaga kependidikan, serta mahasiswa.

Dalam penyampaiannya, Darwison mengatakan, agama merupakan pondasi awal bagi kehidupan. Mahasiswa nantinya harus menjadi pendidik yang profesional. Selain itu, mahasiswa juga harus menjadi pelopor dan penggerak dan bagi kemajuan agama. Lalu, yang harus dimiliki mahasiswa adalah ilmu, keteladanan, dan integritas.

"Mahasiswa harus bersemangat, mempunyai visi dan misi, dan timbulkanlah integritas serta inovasi," pesan Darwison.

Syukron Darsyah mengucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatan dari pemateri yang hadir.

Kata Syukron, kuliah umum ini merupakan awal masuk pembelajaran semester genap periode 2018/2019. Ia berharap apa yang disampaikan pemateri bisa menjadi pemacu semangat dalam proses pembelajaran.

Dikatakannya lagi, problematika pendidikan Agama Islam saat ini antara lain, diajarkan lebih kepada hafalan. Agama hanya dianggap sebagai ibadah saja, yaitu hubungan seorang hamba deng penciptanya. Padahal, tambah Darwison, selain ibadah, ada aqidah, syariat dan muamalat. Lalu penghayatan nilai-nilai agama masih kurang dari semua unsur dan masih kurangnya perhatian dari pemerintah terhadap pendidikan agama.

"Yang perlu diperhatikan dan direvitalisasi adalah paradigma pendidikan Agama Islam harus diubah, bukan hanya untuk akhirat saja. Pembaharuan proses pembelajaran dan memasukkan nilai-nilai agama dalam setiap mata pelajaran atau mata kuliah," kata Syukron Darsyah. ***

Kategori:Voli, Riau, Umum, PON
wwwwww