Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Lantai Jembatan Maredan Jebol Hampir 1 Meter, Pengendara Harus Hati-hati saat Melintas

Lantai Jembatan Maredan Jebol Hampir 1 Meter, Pengendara Harus Hati-hati saat Melintas
Kondisi jembatan maredan saat ini.
Sabtu, 08 September 2018 10:18 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Pengendara roda empat mulai khawatir melintasi jembatan Sultan Syarif Hasim (SSH) atau jembatan Maredan. Kondisinya saat ini sangat membahayakan. Lantai sambungan jembatan sudah banyak yang hancur, hilang dan merenggang lebar.

Menurut keterangan warga, belakangan ini sering terjadi kecelakaan di atas badan jembatan. Mungkin saja pengendara tiba-tiba kaget setelah menghantam lubang tersebut.

Tokoh Pemuda Kecamatan Tualang, Wahyudin dan rekan-rekannya datang ke jembatan yang memiliki panjang 1.474 meter itu. Mereka mengambil beberapa foto dan membantu mengatur pengendara saat berkunjung itu.

"Ini tidak hanya membahayakan bagi pengendara saja. Kalau dibiarkan lama-lama jembatan bisa runtuh seperti jembatan Kutai, Kalimantan Timur," kata dia, Jumat (7/9/2018).

Renggang siar muai jembatan itu semakin hari semakin bertambah. Pada lantai bagian samping, yang dilapisi beton terdapat sebuah lubang. Lantai jembatan itu jebol hampir 1 meter.

Wahyudin menduga kondisi jembatan bisa jebol seperti itu akibat dihantam truk bermuatan berat. Sebab, selama 24 jam jembatan itu dilalui oleh kendaraan bertonase berat, menuju dan pulang dari pabrik kertas PT IKPP.

Dia meminta kepada Pemkab Siak untuk segera berkoordinasi kondisi jembatan tersebut ke provinsi. Karena warga Tualang mulai khawatir melihat kondisi jembatan, yang tidak mungkin bisa bertahan lama kalau tidak dirawat sebagaimana mestinya.

"Jembatan itu akses penting warga. Kalau jembatan itu runtuh sangat berpengaruh kepada perekonomian warga. Maka kami ingin mengetuk pintu hati Pemkab Siak untuk mendesak Pemprov Riau berbuat cepat. Jangan tunggu ambruk dulu baru bekerja," kata dia.

Jembatan SSH tersebut termasuk jembatan ikonik di kabupaten Siak, selain jembatan TASL Siak dan Teluk Mesjid. Panjangnya mencapai 1.474 meter dan lebar 12,7 meter, clearence mencapai 23 meter dan lebar alur pelayaran mencapai 100 meter.

Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar melalui Kabid Bina Marga ketika dikonfirmasi GoRiau.com belum memberikan tanggapannya mengenai kondisi terkini jembatan. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww