Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan Lamban, Dinas PUPR Ultimatum PT Kemuning Yoga Pratama

Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan Lamban, Dinas PUPR Ultimatum PT Kemuning Yoga Pratama
Anggota DPRD Pelalawan meninjau proses rehab gedung DPRD.
Selasa, 11 September 2018 20:36 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan mengultimatum kontraktor pelaksana PT Kemuning Yona Pratama untuk segera menggesa proyek pengerjaan rehab gedung DPRD Pelalawan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan, Hasan Tua Tanjung mengatakan, pihaknya memberikan deadline kepada rekanan untuk segera menggesa pekerjaan.

"Kita deadline, mereka kita kasih waktu pekan ini semua material keramik sudah datang dan sudah berjalan pengerjaan," tegasnya kepada GoRiau.

Selain itu, Hasan Tua juga memberikan batas waktu untuk material atap mulai tanggal 1 November sudah harus masuk."Ini sudah kita sampaikan kepada Direkturnya. Untuk material atap gedung, 1 November sudah harus masuk," tandasnya.

Sebab, material atap gedung harus dipesan terlebih dahulu. Meski begitu, Dinas PUPR meminta pengerjaan selesai tepat waktu. "Barang ini harus dipesan dahulu dan harus diukur," ujarnya.

Hasan Tua tak menginginkan proyek gedung wakil rakyat dengan nilai Rp 3.282.839.705.04 tersebut sampai putus kontrak. 

"Kalau tak tekejar deadline yang kita berikan, tentu kita punya solusinya. Kita sudah panggil mereka (kontraktor, red) dan kita sampaikan soal ini," tutupnya, Senin (10/9/2018).

Lambannya proses pengerjaan rehab gedung DPRD Pelalawan yang bersumber dari dana APBD Pelalwan 2018 menjadi perhatian serius Dinas PUPR bahkan seluruh anggota dewan. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww