Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Jepang Open 2018

Rizki dan Della Pasrah Jika Akhirnya Harus Berpisah

Rizki dan Della Pasrah Jika Akhirnya Harus Berpisah
Pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta dan Della Destiara Haris
Kamis, 13 September 2018 08:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TOKYO- Pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta dan Della Destiara Haris mengaku pasrah menerima keputusan jika mereka harus dipisah oleh Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI Eng Hian. Seperti telah diberitakan sebelumnya, Eng berharap Rizki-Della dan Anggia Shitta Awanda-Ni Ketut Mahadewi Istarani mampu tampil maksimal di Japan Open, China Open serta Korea Open 2018.

Namun keduanya belum bisa mendapat hasil yang memuaskan dan ditaklukkan wakil tuan rumah di babak pertama Japan Open 2018. Anggia-Ketut dikalahkan Misato Aratama-Akane Watanabe, dengan skor 16-21, 18-21. Sementara Rizki-Della ditundukkan Ayako Sakuramoto-Yukiko Takahata, dengan skor 13-21, 21-15, 11-21.

"Kami bermain dalam tekanan. Di game kedua, kami memaksakan bermain drive menyerang. Tetapi pada game ketiga, mereka selalu memaksakan reli dan balik menyerang," komentar Rizki soal pertandingan.

"Sebetulnya ultimatum dari pelatih bukan jadi beban buat kami, kami mau menunjukkan juga kemampuan kami sejauh mana. Kalau memang hasilnya kurang bagus juga, mungkin memang sudah sepatutnya kami dipisah, siapa tahu hasilnya akan lebih baik," jelas Della.

"Kami maunya sih tetap berpasangan dan coba terus, tapi mungkin pelatih melihat dari turnamen keseluruhan. Sekarang pasangan Jepang mendominasi di ganda putri, mereka sudah hafal sekali permainan kami ganda putri Indonesia. Mungkin koh Didi (Eng Hian) mau mencoba diubah pasangannya, siapa tahu ada peluang yang lebih baik," tambah Rizki.

Dengan hasil ini, maka sektor ganda putri tinggal menyisakan pasangan Greysia Polii-Apriyani Rahayu yang baru akan bertanding di babak kedua besok, Kamis (13/9). Greysia-Apriyani akan berhadapan dengan lawan Rizki-Della, Sakuramoto-Takahata. *

wwwwww