Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
15 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
17 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
22 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
23 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Asian Para Games 2018

Dua Alasan Yenny Wahid Hadiri Pawai Obor di Kota Khatulistiwa

Dua Alasan Yenny Wahid Hadiri Pawai Obor di Kota Khatulistiwa
Tokoh Wanita, Yenny Wahid (dua dari kanan)
Rabu, 19 September 2018 17:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PONTIANAK - Pawai Obor Asian Para Games III di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu, 19 September 2018, memang benar-benar istimewa. Betapa tidak. Meski baru kembali dari Amerika Serikat, putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid bersedia memenuhi undangan Ketua Penyelenggara Indonesia Asian Para Games (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari sebagai Tokoh Wanita pembawa obor Asian Para Games III di Bumi Khatulistiwa ini.

Ditemui usai acara prosesi obor Asian Para Games III di Halaman Rumah Jabatan Kantor Gubernur Kalbar, Yenny Wahid mengungkapkan ada dua alasan dirinya datang ke Pontianak. Pertama, dia merasa sebagai keluarga disabilitas.

"Saya kan juga berasal dari keluarga disabilitas. Dan, saya banyak belajar bagaimana perjuangan kedua orang tua saya yang disabilitas dalam menjalani kehidupan dan mendidik saya," katanya.

"Saya ingin memberikan dukungan kepada INAPGOC agar menggelar Asian Para Games III dengan sukses dan atlet-atlet Indonesia bisa meraih prestasi yang membanggakan nama bangsa dan negara," tambahnya.

Alasan kedua, kata Yenny Wahid, dirinya sangat menghormati Okto, panggilan akrab Raja Sapta Oktohari sebagai sahabat baiknya. "Saya itu kan berteman baik sejak dulu dengan Okto. Jadi, saya wajib memberikan dukungan karena saya yakin Okto mampu menjalankan tugas dengan baik," tandas Yenny yang menjabat sebagai Direktur Wahid Institute


wwwwww