Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
18 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
18 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
Kesehatan
16 jam yang lalu
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
4
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
Hukum
17 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
5
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
15 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
6
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
MPR RI
6 jam yang lalu
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gus Ipul: Terbukti Cinta NKRI, Tolong Banser Hentikan Penolakan Ceramah UAS

Gus Ipul: Terbukti Cinta NKRI, Tolong Banser Hentikan Penolakan Ceramah UAS
Kamis, 20 September 2018 01:39 WIB
JAKARTA - Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) terutama pemuda Ansor dan Banser untuk menghentikan aksi penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS).

Gus Ipul menilai perlu ada tabayun atau klarifikasi dari para pengurus Ansor maupun Banser mengenai ceramah UAS agar tidak ada kesalahpahaman.

"Saya minta kepada temen-temen Ansor maupun Banser untuk tabayun atau melakukan klarifikasi langsung dengan UAS. Jangan sampai ada kesan bahwa Ansor, Banser dan NU menghalang-halangi UAS," katanya Gus Ipul seusai menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jatim di Pondok Pesantren Denanyar Kabupaten Jombang, Selasa (18/9/2018).

Menurut Gus Ipul, sebenarnya tidak ada yang perlu dipermasalahkan dari ceramah-ceramah UAS karena yang bersangkutan selama ini juga terbukti setia pada Pancasila dan NKRI.

"Kita tidak boleh lihat UAS secara sepotong, dia memang pernah membicarakan soal khilafah, tapi beliau juga mengajak warga untuk datang ke TPS. UAS ini ustaz yang alim dan dirindukan para jamaah," katanya.

Gus Ipul mengaku prihatin ketika UAS membatalkan ceramahnya di Jatim, Jateng dan Yogyakarta akibat adanya penolakan dari sekelompok massa. "Semestinya, UAS malam ini juga mengisi pengajian di Ploso, Kediri tapi batal. Akhirnya kan yang rugi semua masyarakat," katanya.

Sebelumnya, UAS mengunggah keterangan tertulis di akun media sosial (medsos) yang berisi membatalkan acara dakwah di beberapa kota Pulau Jawa. UAS menyebut ancaman dan intimidasi terkait rencana kedatangannya.

Terbaru, UAS ditolak kehadirannya di Malang, Jawa Timur. Penolakan terhadap UAS karena isu yang dihembuskan orang-orang tidak bertanggung jawab disusupi paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah. Beragam reaksi masyarakat pun muncul atas penolakan kehadiran UAS.

Dukungan mengalir terutama di media sosial (Medsos), sebagian meminta agar UAS menindaklanjuti penolakan ke ranah hukum. Sebagian lagi memita agar UAS bersabar dan terus berdakwah untuk umat Islam.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Inews.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww