Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Riau

Anggota DPRD Riau Nyaris Adu Jotos, Videonya Beredar, Suhardiman Sempat Lembar Noviwaldy dengan Tumpukan Kertas

Anggota DPRD Riau Nyaris Adu Jotos, Videonya Beredar, Suhardiman Sempat Lembar Noviwaldy dengan Tumpukan Kertas
Salah satu cuplikan dari video yang beredar
Selasa, 25 September 2018 12:58 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Sidang pembahasan anggaran APBD 2019 di DPRD Riau antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang medium ricuh. Pasalnya, antara anggota DPRD Riau, Noviwaldy Jusman yang merupakan Wakil Ketua DPRD Riau hampir saja adu jotos di ruangan Banggar, Senin (24/92018) kemarin.

Pada video itu awalnya Noviwaldy mempertanyakan persiapan Sekdaprov sebagai Ketua TAPD yang selalu tidak siap. Saat Sekdaprov Riau minta rapat diskor, Noviwaldy marah, karena menurutnya pembahasan yang tidak siap ini sudah sering terjadi.

Disaat Noviwaldy bicara dengan tujuan Sekdaprov Ahmad Hijazi, anggota Banggar yang lain, Suhardiman Amby terus menimpali, sementara Noviwaldy belum selesai bicara. Namun tiba-tiba Noviwaldy memukul meja karena Sekdaprov selalu menjawab belum siap dan perlu koordinasi.

Dan disaat yang bersamaan, Suhardiman Amby melemparkan tumpukan kertas ke arah Noviwaldy yang duduk di bangku depan, tepat di sebelah Ketua DPRD Riau, Septina Primawati.

Karena dilempar dengan setumpuk kertas dan dokumen, Noviwaldy berjalan ke belakang dan berencana keluar, namun dalam waktu yang bersamaan, Suhardiman mendatanginya dan sempat ancang-ancang melayangkan pukulan, tapi cepat dilerai oleh anggota lainnya.

Tak lama kemudian lampu padam, di tengah suasana gelap tersebut, sejumlah pimpinan DPRD Riau kemudian datang ke arah Sekdaprov, membawa kue tart, yang di atasnya terdapat lilin dengan angka 51. Suara nyanyi ulang tahun secara bersama-sama pun menggema di ruang medium.

Ternyata insiden itu merupakan skenario yang disusun oleh sejumlah anggota Banggar. Itu adalah ide Noviwaldy, yang ingin memberikan kejutan kepada Sekdaprov di ulangtahunnya ke-51 tahun.

Noviwaldy mengatakan, karena pembahasan APBD itu melelahkan, maka dia ingin memberi kejutan untuk Sekdaprov Riau. ***

wwwwww