Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Riau

Tenaga Honorer K2 di Riau Minta Batas Usia CPNS Direvisi

Tenaga Honorer K2 di Riau Minta Batas Usia CPNS Direvisi
Selasa, 25 September 2018 13:30 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Para tenaga honorer kategori II (K2) meminta pemerintah merevisi batasan umur untuk bisa ikut seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Pasalnya, penerimaan CPNS 2018 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 36 Tahun 2018 dinilai merugikan tenaga honorer karena membatasi umur 19-35 tahun.

Sehingga, adanya aturan ini malah penutup peluang bagi para tenaga honorer untuk bisa menjadi PNS. 

Untuk menutut revisi peraturan itu, Forum Komunikasi Tenaga Honorer K2 Riau menyampaikan tujuh pernyataan sikap yang diterima diterima langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan dan Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rudyanto pada Selasa (25/9/2018) di Kantor Gubernur Riau.

Adapun tujuh tuntutan honorer K2 Indonesia wilayah Riau yang ditandatangani Ketua Forum Komunikasi Tenaga Honorer K2 Riau M Alamin, sebagai berikut:

1. Tunda penerimaan CPNS umum sampai selesai pengangkatan seluruh honorer K2 Indonesia.
2. Angkat seluruh honorer K2 jadi CPNS tanpa membatasi usia dan tanpa tes.
3. Sahkan revisi undang-undang ASN nomornya 5 tahun 2014 sebagai landasan hukum pengangkatan honorer seluruh Indonesia.
4. Menolak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja  (PPPK).
5. Menyurati Presiden, Menpan-RB, BKN dan DPR RI untuk dapat menyelesaikan permasalahan honor K2 seluruh Indonesia.
6. Menyurati bupati dan walikota se-Riau untuk dapat mengangkat dan mensejahterakan honorer.
7. Pengangkatan Honorer kategori dua jadi PNS harga mati. ***

Kategori:Voli, Riau, Olympic
wwwwww