Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
5 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
17 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
3
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
4 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
4 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
4 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Gerak Cepat Tangkap Ratna Sarumpeat, Fahri Berharap Polisi Bekerja Atas Kepentingan Hukum

Gerak Cepat Tangkap Ratna Sarumpeat, Fahri Berharap Polisi Bekerja Atas Kepentingan Hukum
Jum'at, 05 Oktober 2018 14:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ditangkapnya aktivis Ratna Sarumpaet oleh polisi, gara-gara hoax penganiayaannya yang menjadi viral, ditanggapi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri percaya bahwa gerak cepat polisi dalam menindaklanjuti kasus adalah didorong oleh kepentingan hukum, bukan oleh kepentingan yang lain.

"Dan, apa bila kepentingan hukum yang diutamakan, maka standar dan kecepatan yang ada tentu akan berlaku sama pada semua kasus, ya," ucap Fahri dalam pesan suara yang diterima wartawan, Jumat (5/10/2018).

Sekali lagi, politisi dari PKS itu berharap bahwa ini adalah proses hukum yang wajar, dan tentunya harus berlaku pada semua hal dengan standar kecepatan dan kepentingan yang sama.

"Sehingga kita tidak sedang berpolitik atau menyeret penegak hukum ke dalam politik. Itu lah yang sekarang disaksikan oleh seluruh mata bangsa Indonesia, apa yang betul-betul yang sedang terjadi itu," ujarnya.

Karena itu, Fahri yakin kalau yang sedang dilakukan ini adalah memperbaiki pembangunan hukum nasional, hukum yang demokratis sebagaimana amanah dari UUD konstitusi negara.

Diketahui, Ratna Sarumpaet ditangkap polisi di Bandara Soekarno Hatta, pada Kamis malam (4/10/2018), saat akan terbang ke Chile.

Disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bahwa polisi menangkap Ratna Sarumpaet, setelah Polda Metro Jaya menerima 4 laporan masyarakat yang mendesak polisi segera mengusut siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam menyebarkan berita bohong ini.***

wwwwww