Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
14 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
13 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
4
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
14 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
12 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
13 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Asian Para Games 2018

Balap Sepeda Indonesia Sumbang 2 Perak dan 2 Perunggu

Balap Sepeda Indonesia Sumbang 2 Perak dan 2 Perunggu
Muhammad Fadly Immanuddin bersama keluarga. (INAPGOC)
Senin, 08 Oktober 2018 20:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SENTUL – Tim Balap Sepeda Indonesia menyumbangkan dua medali perak dan dua perunggu pada hari pertama cabang balap sepeda Asian Para Games III yang digelar di Sentul International Circuit Bogor, Jawa Barat, Senin (8/10/2018).

Medali perak pertama disumbang  mantan pembalap motor kelas Supersport 600 cc, Muhammad Fadly Immanuddin. Turun di kategori C-4, Fadly mencatat waktu 28 menit, 21,835 detik. “Alhamdulillah, saya bisa meraih medali perak. Ini sudah sesuai dengan target,” kata M Fadly usai lomba.

Medali emas direbut pebalap sepeda China, Wei Gouping dengan catatan waktu 27 menit, 57,640 detik dan Mohd Najib Turano dari Malaysia meraih perunggu dengan catatan waktu 29 menit, 57,243 detik.  

“Saya akui Wei memang jauh lebih baik. Sebab, saya kan tidak sampai setahun  menjalani persiapan sementara Wei sejak lima tahun lalu. Yang pasti, saya puas dengan perak apalagi saya bisa memenuhi tantangan pak Okto untuk mengalahkan pebalap Malaysia ,” kata Fadly.

Medali perak kedua disumbangkan Individual Time Trial C-5, Sufyan Saori yang mencatat waktu 28 menit, 39,210 detik. Medali emas direbut pebalap China, Lai Shanzhang dengan catatan watu 27 menit 46,877 detik, dan Arthus Bucay dari Filipina merebut perunggu dengan waktu 28 menit, 46, 228 detik.

Dua medali perunggu disumbangkan pasangan Herman Halawa dan Diwn Piar Pradana pada nomor Individual Time Trial B Putra dan pasangan Sri Sugiyanti dan Ni Mal Magfiroh pada nomor Individual Time Trial B Putri.

Pelatih Tim Balap Sepeda Asian Para Games Indonesia, Puspita Mustika Adya mengatakan, dua medali perak dan dua perunggu yang diraih sudah sesuai degan target. “Hasil ini sudah sesuai target. Tapi, kita tetap berusaha merebut emas pada nomor-nomor lainnya,” kata Puspita. ***


wwwwww