Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Datang ke Sidang, Amril Mukminin Sebut Wartawan Harian Berantas Tak Pernah Konfirmasi Berita Apapun Kepadanya

Datang ke Sidang, Amril Mukminin Sebut Wartawan Harian Berantas Tak Pernah Konfirmasi Berita Apapun Kepadanya
Senin, 08 Oktober 2018 16:05 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Bengkalis, Amril Mukminin kini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau. Sidang ke-13 ini menghadirkan saksi Amril Mukminin dan saksi ahli Dr Dudung Burhanudin.

Dalam persidangan, Pemimpin Negeri Junjungan Bengkalis itu menyebutkan dirinya tidak pernah dikonfirmasi oleh wartawan Harianberantas.com yang bernama Toro terkait berita yang isinya mengatakan Bupati Amril Mukminin terlibat kasus dugaan korupsi.

"Sejak 2016 sudah ada pemberitaan miring tentang saya melalui media harianberantas.com. Namun saya tidak melaporkannya hal ini ke hukum, dengan harapan tidak akan ada lagi muncul pemberitaan bohong dan memfitnah saya," kata Amril Mukminin.

"Ketika berita yang isinya hampir sama dengan judul berbeda ini muncul lagi tanggal 6 Januari 2017, maka saya laporkan ke penegak hukum. Selama penerbitan berita yang mencemarkan nama baik saya itu, saudara Toro tidak sama sekali mengkonfirmasi saya," katanya menambahkan.

Menurut Amril, pemberitaan saudara Toro itu sangat menyudutkan dan merugikan dirinya serta keluarga besarnya. Sehingga ia mengutus kuasa hukumnya untuk melaporkan harianberantas.com berkordiansi dengan dewan pers dan melakukan kordinasi.

"Saat kuasa hukum kami menemui dewan pers, diketahui bahwa media yang dipimpin saudara Toro tidak terdaftar di dewan Pers," imbuhnya lagi.

Hingga berita ini dirilis, kuasa hukum terdakwa Toro masih menyampaikan beberapa pertanyaan kepada Amril Mukminin. Namun beberapa pertanyaan kuasa hukum terdakwa lari dari konteks persidangan sehingga mendapat teguran dari Hakim Ketua. ***

wwwwww