Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Peristiwa
22 jam yang lalu
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
2
Ramal 2021 Jokowi Tumbang, Mbak You Bakal Dipolisikan
Politik
22 jam yang lalu
Ramal 2021 Jokowi Tumbang, Mbak You Bakal Dipolisikan
3
DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Bencana
DPR RI
22 jam yang lalu
DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Bencana
4
BAZNAS dan HFI Merespon Cepat Gempa Sulbar
Peristiwa
21 jam yang lalu
BAZNAS dan HFI Merespon Cepat Gempa Sulbar
5
Jika Pembebasan Biaya Penempatan PMI tak Dijalankan, Benny Rhamdani Ancam Mundur dari Kepala BP2MI
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jika Pembebasan Biaya Penempatan PMI tak Dijalankan, Benny Rhamdani Ancam Mundur dari Kepala BP2MI
6
PP Persambi Sambut Keputusan OCA Tunda AIMAG VI
Olahraga
21 jam yang lalu
PP Persambi Sambut Keputusan OCA Tunda AIMAG VI
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Liga 1 2018

Dikalahkan PS Tira, McMenemy Bilang Bhayangkara Kurang Beruntung

Dikalahkan PS Tira, McMenemy Bilang Bhayangkara Kurang Beruntung
Senin, 08 Oktober 2018 01:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Juara bertahan LIGA 1, Bhayangkara FC, menyerah dari PS Tira dalam pertandingan lanjutan pekan ke-24 musim ini. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (6/10/2018), Bhayangkara FC kalah 0-2.

Kekalahan ini membuat usaha Bhayangkara untuk terus menapak di papan atas klasemen sementara menjadi tertahan. Butuh usaha lebih keras lagi untuk kembali ke persaingan jalur juara.

Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengatakan hasil negatif ini tidak lepas dari permainan solid tim tuan rumah. Bhayangkara terpaksa harus lebih banyak bertahan dalam pertandingan itu.

“Kami tidak beruntung sekali dalam pertandingan ini. PS Tira bermain lebih bagus dan punya banyak peluang, hingga akhirnya mencetak dua gol,” tutur Simon McMenemy.

Dengan kekalahan ini Bhayangkara FC harus mencari ganti poin yang hilang. Hal itu karena kompetisi tinggal menyisakan 10 pertandingan, sehingga toleransi untuk kehilangan poin terus mengecil.

Jika Bhayangkara tidak segera memperbaiki raihan poin, dikhawatirkan peluang untuk mempertahankan gelar juara menjadi terus menyusut.

wwwwww