Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Para Games 2018

Pelatih Wheelchair Basketball Indonesia Puji Mentalitas Pemainnya

Pelatih Wheelchair Basketball Indonesia Puji Mentalitas Pemainnya
Pebasket Indonesia Gusti Putu Adnyana dibantu oleh pebasket Iran Hasan Abdi saat terjatuh berebut bolla pada laga Basket kursi roda putra Asian Para Games 2018 yang berlangsung di Hall Basket Senayan Jakarta, Minggu (7/10/2018) . Foto : INAPGOC
Senin, 08 Oktober 2018 00:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih tim wheelchair basketball Indonesia, Fajar Brilianto, memuji mentalitas para pemainnya. Hal ini ia ucapkan usai timnya menelan kekalahan besar dari Iran pada pertandingan babak penyisahan Pool A di Basket Hall GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Indonesia kalah dari Iran dengan skor 17-117. Bukan hasil ideal dalam laga debut Indonesia di ajang Asian Para Games. “Saya senang dengan para pemain. Awalnya, ketika pemain jatuh saat bermain, mereka tidak ingin melanjutkan permainan. Namun, sekarang berani jatuh, bangun, dan melanjutkan permainan. Keadaan itu merupakan peningkatan yang bagus dari pemain,” kata Fajar Brilianto.

Tak hanya itu, sepanjang laga para pemain tetap bersemangat meski ketinggalan jauh dari tim wheelchair basketball putra Iran.

Terlebih karena tampil di depan banyak penonton yang hadir memberikan dukungan secara langsung ke venue.

Di lain sisi, pelatih tim Iran turut memberikan masukan kepada Indonesia yang baru membentuk tim pada tahun 2018.

“Indonesia harus berlatih dan ikut banyak kompetisi. Mereka memiliki struktur yang bagus, postur yang bagus, dan pemain dengan klasifikasi yang bagus,” kata Mohammad Reza Dastyar.

Perjuangan Indonesia di Asian Para Games 2018 belum selesai. Tim wheelchair basketball putra Indonesia selanjutnya akan berhadapan dengan China, Selasa (9/10/2018) pada lanjutan babak penyisihan Pool A. Laga terakhir Indonesia di Pool A adalah dengan melawan Thailand (10/10/2018). ***

wwwwww