Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Capaian Vaksin MR di Kepulauan Meranti Baru 24,4 Persen

Capaian Vaksin MR di Kepulauan Meranti Baru 24,4 Persen
Selasa, 09 Oktober 2018 18:05 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Hingga tanggal 1 Oktober 2018, capaian Vaksin Mesles Rubella (MR) di Kepulauan Meranti baru pada angka 24,4 persen. Memanfaatkan perpanjangan waktu hingga 31 Oktober 2018, Diskes Kepulauan Meranti akan menggelar sosialisasi ulang.

Berdasarkan data dari Diskes Kepulauan Meranti, capaian MR tertinggi di Sungai Tohor (Tebingtinggi Timur) yaitu 64,5 persen. Sedangkan terendah di Alah Air (Tebingtinggi) yang hanya 11,7 persen. Sisanya, baik di Alai, Selatpanjang, Pulau Merbau, Anak Setatah, Kedabu Rapat, Tanjung Samak, Teluk Belitung, dan Bandul, masih di bawah angka 50 persen.

Jika dilihat se Provinsi Riau, Kepulauan Meranti berada pada urutan ke lima. Capaian tertinggi di Kabupaten Kuansing yaitu 58,63 persen, dan paling sedikit di Kota Dumai yaitu hanya 4,41 persen.

Diakui M Fahri, Kasi Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Diskes Kepulauan Meranti, ada perpanjangan waktu untuk vaksin MR sampai tanggal 31 Oktober 2018.

Waktu yang masih tesisa sekitar 3 minggu ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Melalui petugas di Puskesmas, kata Fahri, akan dilakukan sosialisasi ulang ke sekolah-sekolah. Sehingga, capaian target bisa lebih tinggi.

"Kita bukan kejar keberhasilan targetnya tapi kualitasnya. Bagaimana menjamin agar tidak ada masuk penyakit yang disebabkan MR itu," kata Fahri kepada GoRiau.

Sasaran vaksin MR di Kepulauan Meranti sebanyak 51.443 orang. Mulai usia 9 bulan hingga 15 tahun. Semula ditargetkan sasaran yang telah divaksin mencapai angka 95 persen.

Sebelumnya, pemberian Vaksin MR yang dimulai tanggal 1 Agustus 2018 sempat tertunda (siang harinya, red) setelah ada surat dari MUI. Terkait kehalalan vaksin tersebut.

Setelah melalui pembahasan panjang di tingkat pusat, Vaksin MR baru dilanjutkan pada tanggal 6 September 2018. Pencanangan dilakukan di Desa Alai Tebingtinggi Barat lalu dilanjutkan ke seluruh sasaran. Bagi siswa, pihak Puskesmas mendatangi sekolah. Sedangkan vaksin untuk balita diberikan melalui posyandu. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww