Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
22 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
16 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
20 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
24 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Polda Metro Jaya Bantah Ada Aliran Dana Suap ke Kapolri

Polda Metro Jaya Bantah Ada Aliran Dana Suap ke Kapolri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (istimewa)
Selasa, 09 Oktober 2018 20:44 WIB
JAKARTA - Salah satu petinggi Polri disebut-sebut menerima aliran dana suap dari Direktur CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman. Dugaan aliran dana ini diungkap oleh platrofm digital, Indonesialeaks.

Dalam laporan Indonesialeaks, petinggi Polri itu menerima kucuran dana dari Basuki yang tak lain adalah terpidana kasus suap kepada hakim konstitusi Patrialis Akbar pada Januari 2017 yang dulu diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menyikapi kabar tersebut, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adi Deriyan langsung menyatakan bantahan. Dia memastikan, petinggi Polri yang disebut Indonesialeaks menerima aliran dana itu tidak benar.

"Itu kan tahun 2017 dan kami sudah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan kepada Pak Basuki langsung," kata Adi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 8 Oktober 2018.

Pada pemeriksaan Basuki, kata Adi, pihaknya telah menanyakan langsung soal aliran dana kepada petinggi Polri yang tak lain adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Jawaban Pak Basuki apa? Tidak pernah. Selesai. Kalau sumbernya saja bilang tidak pernah, masa kami harus bilang ada," kata dia.

Adi juga menanggapi soal kabar perusakan barang bukti aliran dana itu oleh dua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi yakni AKBP Roland dan Kompol Harun yang kini sudah ditarik Polri.

Menurutnya, buku merah yang disebut berisi catatan aliran dana sudah dijadikan barang bukti pengadilan dan tidak ada masalah hingga saat ini.

"Siapa yang bilang dirobek. Gini loh, sekarang buku merah (berisi catatan aliran dana) sudah dijadikan barang bukti di pengadilan. Enggak ada apa-apa kan? Berjalan lancar aja pengadilan itu," kata dia.

Namun, Adi yang juga eks penyidik utama Bareskrim Polri ini memastikan, pihaknya masih tetap menanyakan ke Basuki soal dugaan aliran dana kasus impor daging sapi itu. "Kami sudah tanyakan ke sumbernya dan dijawab enggak benar," kata Adi.

Sejumlah media nasional yang menamakan diri sebagai Indonesialeaks merilis hasil investigasi mengenai kasus korupsi yang diduga melibatkan para petinggi penegak hukum di negeri ini. Mereka juga mencium adanya indikasi kongkalikong untuk menutupi rekam jejak kasus tersebut.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah disebutnya nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Indonesialeaks menyatakan bahwa suatu dokumen menyebut Tito tercatat paling banyak mendapat duit dari Basuki, langsung maupun melalui orang lain baik ketika menjabat sebagai kapolda Metro, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme pada Maret-Juli 2016 maupun ketika sudah dilantik sebaga kapolri. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:viva.co.id
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww