Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Sebelum Membangun, Bupati Rohil Minta Harus Lakukan Survey Menyeluruh Terhadap Kontur Tanah

Sebelum Membangun, Bupati Rohil Minta Harus Lakukan Survey Menyeluruh Terhadap Kontur Tanah
Bupati Rokan Hilir, Suyatno
Rabu, 10 Oktober 2018 20:50 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Mengingat kondisi lahan atau kontur tanah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir sangat berbeda terutama di daerah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), maka perlu dilakukan survey menyeluruh sebelum membangun.

"Mengingat belakangan ini terjadi kerusakan pelataran jalan di Panipahan karena pelaksana pembangunan tidak melakukan kajian atau survei sebelum membangun," kata Bupati Rokan Hilir, Suyatno, Rabu (10/10/2018).

Dia menegaskan, harus ada semacam survei bagaimana bagusnya pembangunan tersebut ke depannya Karena kondisi alam, struktur tanah di Panipahan itu tidak sama dengan daerah Baganbatu. Baganbatu kalau membangun rumah tidak perlu pakai cerocok segala macam. Tapi kalau Panipahan, struktur tanah oleh konsultan harus dicek betul-betul.

Lebih lanjut dikatakannya, dari Kementerian Perhubungan sudah melakukan survei untuk pembangunan pelabuhan Panipahan yang lama.

Menurut Suyatno hal itu tidak perlu dikarenakan pelabuhan yang dibangun sudah lama itu sudah melalui perhitungan dengan jarak yang sudah jauh ketengah, malahan kini terjadi pendangkalan.

“Sekarang kapal tidak bisa bersandar lagi. Begitu jauhnya menjoros ke laut masih saja terjadi pendangkalan. Maka kalau ada perencanaan pembangunan harus dilakukan kajian terlebih dahulu,” ungkapnya.

Tentunya menurut Suyatno, agar pembangunan yang dibuat dengan uang negara itu dapat dimanfaatkan dan bertahan lama. Tidak hanya baru dibangun beberapa tahun sudah rusak, ambruk seperti pelataran jalan masyarakat di Panipahan itu. Kondisi lahan dan tanah di Panipahan sangat tidak stabil, karena getaran air dan hempasan ombak tanah mudah berubah-ubah.

“Ke depan kita berharap pembangunan bisa berjalan dengan baik dan tidak ada yang dikerjakan sembarangan tanpa perhitungan. Jadi di mana saja akan melakukan pembangunan harus melakukan cek dan survei lokasi, agar kita tahu berapa kebutuhan dan kualitas bangunan tersebut,” pungkasnya.  ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww