Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Para Games 2018

Wayan Damai Kebagian Perunggu Tunggal Putra B-6 Lawn Bowls

Wayan Damai Kebagian Perunggu Tunggal Putra B-6 Lawn Bowls
Pertandingan Lawn ball putra. (INAPGOC)
Rabu, 10 Oktober 2018 20:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Atlet lawn bowls Indonesia I Wayan Damai harus puas meraih medali perunggu kelas tunggal putra B-6 Asian Para Games 2018. Medali itu diraih setelah mengumpulkan 8 poin dari lima laga yang dilakoni.Medali emas kelas ini direbut atlet Korea Im Chunkyu dengan torehan 13 poin, kemudian perak disabet atlet Malaysia Norfizan usai mengumpulkan 9 poin.

Pada laga terakhir yang digelar di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018), Wayan Damai hanya bermain imbang kontra atlet Jepang, Hiroshi Uematsu dengan skor 20-20.

Sesungguhnya, atlet kelahiran Bali itu sempat leading 20-15. Namun di empat game terakhir, perolehan angkanya bisa dikejar lawan jadi 20-15, 20-18, 20-19 dan berhenti di skor 20-20. Padahal, Wayan Damai tinggal butuh satu angka untuk mengunci kemenangan. Jika saja menang, dia akan mendapatkan perak lantaran poin akhir adalah 10.

"Sangat disayangkan ketika saya sudah unggul jauh, tapi akhirnya terkejar. Mungkin ini sudah takdir saya," kata Wayan usai pertandingan.

Dia mengaku sempat hilang fokus pada game-game terakhir. Wayan beralasan terlalu percaya diri bisa menang, sehingga bola lemparan yang diarahkan ke jack selalu kalah dari lawan. "Keyakinan akan menang itu memberi dampak, sehingga saya jadi kurang fokus. Tapi saya bangga bisa menyumbangkan medali karena lawan-lawan yang saya hadapi ini level dunia semua," ungkap dia.

Pelatih lawn bowls Indonesia, Islahuzzaman mengatakan, penampilan Wayan Damai di APG kali ini kurang konsisten. Ketika bertemu atlet yang permainannya bagus, hasilnya juga bagus. Itu ditunjukkan saat Wayan bertemu Im Chunkyu di partai sebelumnya. Hasilnya, kedua atlet ini bermain imbang 12-12.

"Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk laga-laga selanjutnya. Kita masih akan turun di kelas mixed pairs dua hari besok. Mudah-mudahan kita dapat medali emas," ujar Islahuzzaman. ***

wwwwww